nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

SBY Setuju ITK di Balikpapan

Amir Sarifudin , Jurnalis · Jum'at 06 Januari 2012 17:45 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2012 01 06 373 552998 LrdWIKcVKX.jpg Ilustrasi: ist.

BALIKPAPAN - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menunjukan sinyal positif mendukung pembentukan Institut Teknologi Kalimantan (ITK) di kota Balikpapan.

"SK memang belum turun, nanti presiden sendiri yang menandatanganinya, bukan saya. Kami menangkap bahasa isyarat beliau, tidak ada menampakkan penolakan," ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh saat peresmian Politeknik Balikpapan (Poltekba) menjadi negeri, Jumat (6/1/2012).

M Nuh telah melaporkan rencana pembangunan ITK ke Presiden bahwa selama 60 tahun merdeka, Indonesia baru memiliki dua Institut Negeri yakni ITB dan ITS Surabaya.

“Jadi kita akan bangun dua institut teknik lagi dalam waktu dekat ini, ITK dan di Sumatra. Lalu, dalam waktu hingga enam tahun ke depan kita akan bangun kembali lima hingga enam institut mewakili tiap-tiap pulau,” katanya.

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengalokasikan Rp55 miliar untuk proyek pembangunan ITK pada APBN 2012.

Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya pun ditunjuk untuk mengelola dana tersebut sekaligus membidani kelahiran ITK.

"Dana tersebut akan digunakan untuk pematang lahan, pembangunan beberapa blok bangunan, dan kegiatan ITK lainya,” ujar Nuh.

Mendikbud juga meminta pemkot Balikpapan untuk mempermudah pengurusan izin seperti IMB dan izin lainya terkait dengan persiapan pembangunan ITK.

Selain itu dia juga meminta pemkot dan pemprov untuk segera merealisasikan penyedian tanah seluas 300 hektar yang saat ini baru tersedia 60 hektar lahan provinsi.

"Kenapa kita minta 300 hektar? Dulu saat ITS baru dibangun itu kita siapakn 180 hektar, namun perkembangan saat ini lahan sekarang sempit sekali. Makanya kita minta dua kali lipat lahan ITK supaya ada fasilitas umum dan hutan-hutanya juga," tambahnya.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan, pihaknya sudah berkomitmen untuk menyukseskan rencana pembangunan ITK dengan menyediakan lahan sekira 300 hektare serta pemberian fasilitas listrik dan air ketika bangunan sudah beroperasi.

"Sudah ada kepastian dan komitmen. Sudah ditandatangani oleh Pemkot Balikpapan, PLN Cabang Balikpapan serta PDAM Kota Balikpapan untuk ITK," kata Rizal.

Saat ini, tambah Rizal, baru tersedia 60 hektare lahan milik Pemprov Kaltim yang berada di lokasi pembangunan ITK. Pihaknya masih memiliki kewajiban untuk membebaskan lahan sekira 240 hektare.

"Pemkot Balikpapan telah mengalokasikan anggaran untuk pembebasan lahan sebesar Rp5 miliar pada APBD 2012. Adapun Pemprov Kaltim memberikan alokasi anggaran sekira Rp1,5 miliar untuk biaya pembebasan lahan," tambah Rizal.

Sementara itu, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mengatakan pembangunan ITK akan membantu suplai sumber daya manusia di Kalimantan yang selama ini masih sangat bergantung pada perguruan tinggi di Pulau Jawa.

Dia mengungkapkan sudah ada rencana pendirian lima fakultas dan 26 Program Studi sebagai awal dimulainya operasional ITK.

"Nantinya akan diarahkan untuk industri yang mengolah sumber daya alam dan pertanian karena Kaltim diprioritaskan menjadi lumbung energi nasional," ujarnya.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini