Share

Mendikbud Canangkan Good University Governance

Margaret Puspitarini, Okezone · Senin 09 Januari 2012 13:44 WIB
https: img.okezone.com content 2012 01 09 373 553998 cNxhi8berh.jpg Mendikbud Mohammad Nuh (Foto: Kemendikbud)

JAKARTA - Sebagai institusi pendidikan tertinggi di Tanah Air, perguruan tinggi didapuk menjadi role model dalam penerapan good university governance.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) M Nuh menyatakan, upaya mewujudkan good university governance pada tiap universitas di Indonesia menjadi tugas banyak pihak, mulai dari universitas terkait, hingga Kemendikbud.

"Perwujudan good university governance menjadi tugas kita semua. Tahun ini diharapkan dapat menjadi tahun yang baik, karena awal tahun ini kita sudah melakukan implementasi good university governance," ujar Nuh ketika membuka pertemuan rektor se-Indonesia dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta, Senin (9/1/2012).

Mantan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya tersebut menyebutkan, terdapat beberapa alasan yang mendasari pemilihan perguruan tinggi dalam penerapan model good university governance.

Pertama, perguruan tinggi merupakan simbol nilai dan sekaligus sebagai pengawal nilai. "Sebagai sumber dan pengawal nilai, maka tidak salah untuk menjadi model good governance itu," katanya menjelaskan.

Alasan kedua, tidak ada institusi atau lembaga yang memiliki sumber daya dalam hal ini pengetahuan yang sangat unggul seperti yang ada di perguruan tinggi.

 

"Hampir seluruh pejabat negara itu alumni perguruan tinggi, saya belum menemukan yang non alumni. Kalau sumbernya saja tidak bisa menerapkan good university governance, apalagi yang lain. Meski demikian, bisa jadi dalam hal lain perguruan tinggi belum mampu. Pada 2012 ini, perguruan tinggi akan menjadi pelopor pelaksanaan model tersebut," tuturnya.

Terakhir, lanjutnya, porsi perguruan tinggi pada anggaran Kemendikbud sangat besar yakni 50,7 persen. "Maka pengelolaan keuangan di perguruan tinggi akan berdampak besar pada laporan keuangan Kemendikbud," kata M NUh.

Nuh berharap, pertemuan ini dapat mengarahkan perguruan tinggi untuk melakukan tata kelola keuangan yang baik sesuai ketentuan yang berlaku. "Insya Allah pada 2012 statusnya (laporan keuangan Kemendikbud) tidak hanya wajar dengan pengecualian (disclaimer) namun lebih tinggi lagi, yaitu wajar tanpa pengecualian," ujarnya.

Nuh juga menyampaikan terima kasih atas perhatian BPK terhadap pengelolaan keuangan di Kemendikbud, khususnya perguruan tinggi.

"Kami berterima kasih kepada BPK yang terus menerus mendorong dan memberikan pandangan-pandangan tentang bagaimana universitas atau perguruan tinggi bisa menjadi pelopor dalam good university governance," ujar M Nuh mengimbuhkan.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini