Share

Pencabutan Perda Miras Dikhawatirkan Picu Kerusuhan

Fahmi Firdaus , Okezone · Kamis 12 Januari 2012 18:52 WIB
https: img.okezone.com content 2012 01 12 339 556283 H7ov7jc9tb.jpg

JAKARTA- Ketua Umum Mathlaul Anwar, KH Ahmad Sadeli Karim menyesalkan langkah Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang akan menghentikan sementara Peraturan Daerah (Perda) tentang Larangan Peredaran Minuman Keras (Miras).

Menurut dia, Penghentian sementara perda tersebut dinilai  menjadi pemicu kerusuhan. "Kami mengkhawatirkan moral bangsa ini akan semakin rusak dengan dicabutnya Perda Miras oleh Mendagri," kata KH Ahmade Sadeli Karim dalam keterangan tertulisnya kepada okezone, Kamis (12/1/2012).

Selain itu dia juga mendesak agar Mendagri dapat memberlakukan lagi perda itu tersebut. "Pencabutan aturan ini dapat menimbulkan kericuhan di tengah masyarakat. Untuk mencegah hal itu terjadi, kami bersama dengan ormas-ormas Islam lainnya segera melayangkan surat keberatan kepada Mendagri dan Presiden kalau Perda tersebut benar dicabut," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kota Tangerang KH Baejuri berencana akan melayangkan uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait perda ini.

"Perda tersebut sangat bermanfaat dalam menekan penyakit masyarakat terutama minuman keras. Apalagi dalam perda ini jelas membantu pesantren dalam misi dakwahnya, maka tak layak untuk dicabut," pungkasnya.

(ugo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini