Fahirah Tewas Diterkam Babi, Ratusan Warga Kepung Hutan

Muhammad Jafar Yusuf, Sindo TV · Kamis 12 Januari 2012 08:06 WIB
https: img.okezone.com content 2012 01 12 340 555740 GYoZA9A5qe.jpg Ilustrasi (Foto: Reuters)

LHOKSEUMAWE - Ratusan warga dari 15 desa di Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara, memburu babi hutan. Perburuan massal ini dilakukan menyusul tewasnya seorang perempuan, Farihah (60), yang tewas diterkam babi hutan pada Sabtu 7 Januari lalu.

Berbekal senjata tajam seperti parang, tombak, dan lembing, ratusan warga memburu kawanan babi hutan di Desa Jelekat, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe.

Dibantu alat tiup jenis terompet bernama gerugu yang terbuat dari tanduk kerbau, pawang babi mengatur strategi perburuan dan memberikan tanda khusus kepada puluhan ekor anjing khusus berburu.

Mereka mengepung hutan yang terletak di perbatasan Lhokmseumawe dan Aceh Utara dengan titik fokus sepanjang jalur pipa gas Exxon Mobil .

Amin, seorang pemburu asal Desa Jelakat, Kamis (12/1/2012), mengatakan perburuan akan terus dilakukan hingga babi tidak lagi masuk ke permukiman dan mengganggu aktivitas warga.

Dia juga menyesalkan sikap pemerintah yang dianggap kuran memperhatikan warga yang bermukim di pinggiran hutan. Sejauh ini perburuan dilakukan secara swadaya.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini