Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Konsul Perancis di Bandung Disekap dan Dirampok

Iman Herdiana , Jurnalis-Jum'at, 13 Januari 2012 |11:59 WIB
Konsul Perancis di Bandung Disekap dan Dirampok
A
A
A

BANDUNG- Konsul Perancis di Bandung, Philip Pigliano (55) disekap oleh tiga orang perampok bersenjata api di rumahnya Jalan Ciumbuleuit 112 A Bandung, Jawa Barat.

Meski tidak ada korban dalam perampokan itu, pelaku perampokan berhasil menggondol sejumlah uang dan barang sekira Rp500 juta.

Menurut keterangan yang dihimpun, perampokan terjadi Jumat (13/1/2011) sekira pukul 04.00 WIB.

Saat itu, penjaga rumah bernama Tatang hendak memasuki rumah mewah tersebut. Namun ternyata Tatang sudah dibuntuti tiga orang perampok bersenpi.

Tatang lalu disekap di ruang satpam. Dua orang satpam yang berada di ruangan, juga disekap. Mereka tidak berkutik karena pelaku membawa senjata api yang diduga FN.

Para perampok lalu memasuki rumah dengan cara mencongkel pintu utama rumah. Di dalam rumah ada Philip, istrinya, mertuanya, serta seorang anaknya, dan seorang pembantu. Semua penghuni rumah disekap, beberapa orang diikat dan mulutnya disekap pakai lakban.

Para perampok mengambil uang dollar, laptop, iPhone, kamera, dan perhiasan. Total kerugian diperkirakan Rp500 juta.

Philip adalah konsul perwakilan Duta Besar Perancis untuk Indonesia. Sudah tiga tahun Philip sebagai konsul Prancis yang bertugas di Pusat Kebudayaan Prancis (CCF) Bandung. "Pelakunya ada 3 orang, semua bawa senjata," kata sumber yang enggan disebut namanya.

Pantauan okezone, rumah mewah tersebut kini banyak didatangi polisi. Kepolisian menyayangkan tidak adanya CCTV di rumah pejabat penting Perancis tersebut.

(Stefanus Yugo Hindarto)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement