Share

IPB Petakan Potensi Pertanian Aceh

Rifa Nadia Nurfuadah, Okezone · Sabtu 28 Januari 2012 15:06 WIB
https: img.okezone.com content 2012 01 28 373 565159 T70vhJAGiK.jpg Image: corbis.com

JAKARTA - Dalam waktu dekat, Institut Pertanian Bogor (IPB) akan memetakan potensi pertanian di Provinsi Aceh, khususnya di Kabupaten Pidie.

Bupati Pidie Mirza Ismail menggandeng IPB dalam program Survei Pemetaan Data Potensi Produk dan Rancang Bangun Pertanian, Peternakan, Perikanan, Kehutanan dan Perkebunan di wilayahnya. Menurut Mirza, selama ini IPB telah menjadi kiblat pertanian Indonesia.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

"Hal inilah yang mendorong kami melakukan kerja sama survei tersebut," papar Mirza seperti dikutip dari keterangan tertulis IPB kepada okezone, Sabtu (28/1/2012).

Mirza berharap, survei tersebut akan memberinya data potensi pertanian di wilayah yang dipimpinnya tersebut. Dengan begitu, mereka akan memiliki acuan dalam menetapkan kebijakan sesuai keunggulan produk masing-masing daerah serta menemukan pasar bagi produk tersebut.

Pemegang gelar sarjana sosial ini kemudian menyitir kebiasaan petani Pidie meletakkan darah kulit kambing di sudut-sudut sawah. Menurut para petani, hal itu merupakan kebiasaan turun temurun dari nenek moyang.

"Kebiasaan yang bisa dianggap sebagai tahayul ini sebenarnya bisa dipahami secara ilmiah. Darah kulit kambing berbau sangat anyir dan sangat disukai walang sangit. Walhasil walang sangit lebih suka mengerubuti darah tersebut dibandingkan menyerang padi milik petani," ujar Mirza mengimbuhkan.

Rektor IPB Herry Suhardiyanto mengapresiasi perhatian Mirza terhadap pertanian di wilayahnya. "Saya melihat, pertanian di Pidie sangat potensial untuk dikembangkan," ujarnya.

Herry berharap, kerja sama dengan Pidie dapat terus berlangsung meski terjadi perubahan pimpinan.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini