JAKARTA - Upah buruh selama ini dinilai sangat merugikan pekerja dan hanya menguntungkan para pengusaha. Hal tersebut akan menjadi pembahasan utama di Kongres Ke-8 KSPSI di Batu, Malang, Jawa Timur pada tanggal 17 hingga 20 Februari 2012.
Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Matias Tambing mengatakan, dalam pelaksanaannya nanti akan ada beberapa hal yang dibicarakan terutama perihal upah buruh dimasa yang mendatang.
"Soal tenaga kerja, karena masalah ini merupakan persoalan yang berkembang dengan dinamika tinggi sehingga perlu kita bersama mengambil sikap di dalam kongres, karena kita tahu perosalan yang paling mendasar soal upah, salah satu yang kita sikapi," kata Matias di Jakarta, Selasa (31/1/2012).
Hal senada disampaikan Ketua SPPAR (Serikat Pekerja Pariwisata) Yorrys Raweyai. Dia mengatakan jika rapat tersebut akan dihadiri oleh 14 Serikat Pekerja Anggota (SPA) yang tergabung didalam Konfederasi SPSI.
"Hak-hak pekerja selama ini kan tidak diperhatikan, sehingga paradigma untuk menjadikan subjek pembangunan bangsa ini kan selalu terabaikan,"ujar Anggota Komisi I DPR RI ini.
Yorrys menambahkan, pihaknya akan mendorong pemerintah agar memperoses dan memperjuangkan hak-hak para buruh.
"Nah itu yang mendorong kami untuk membuat suatu rekomendasi untuk menekan pemerintah agar proses hak-hak pekerja itu perlu diatur dalam regulasi yang manusiawi," tutupnya.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.