Share

ITS, Pusat Wirausahawan Muda Jatim?

Margaret Puspitarini, Okezone · Rabu 01 Februari 2012 18:15 WIB
https: img.okezone.com content 2012 02 01 373 567745 7yCZGNg2Or.jpg Ilustrasi : ist.

JAKARTA - Kawula muda Tanah Air sarat akan berbagai inovasi dan kreativitas. Hal ini terbukti dengan penemuan-penemuan mereka di berbagai bidang. Mulai dari bahan baku sederhana hingga yang canggih sekalipun.

Namun, nyatanya, memfasilitasi bisnis mandiri pemuda, termasuk mahasiswa, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Sebab, menurut analisa para ahli kewirausahaan, bisnis para pemula berada di daerah berisiko tinggi.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

Artinya, bisnis jenis ini belum dianggap cukup kredibel untuk mendapatkan dana pengembangan. Kecuali dengan adanya dukungan dari sebuah pihak yang dapat menganalisa potensi bisnis tersebut. Pihak ini harus memastikan bisnis tersebut, beserta para pengelolanya, potensial untuk dikembangkan.

Hal ini diungkapkan Asisten Deputi Kewirausahaan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Rathoyo Rasdan dalam kunjungannya ke Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya guna mengupayakan program pendukung jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa.

Rathoyo mengungkapkan, ITS dapat menjadi salah satu lembaga yang cocok untuk menjadi bagian dari program tersebut. Sebab, ITS memiliki track record yang cukup baik dalam dunia wirausaha. Hal ini terlihat dengan adanya keberadaan inkubator bisnis sejak 1996 serta peningkatan jumlah dan keahlian mahasiswa di bidang wirausaha.

"Ini dapat dilihat dari kemenangan beberapa mahasiswa ITS di sejumlah kompetisi wirausaha. Selain itu, ITS juga merupakan institusi yang terus mengembangkan semangat kewirausahaan di dalam kampusnya," kata Rahtoyo seperti dinukil dari laman ITS, Rabu (1/2/2012).

Berbekal faktor tersebut, lanjutnya, diharapkan ITS dapat menjadi sentral bagi wirausaha pemuda. "Kami berharap ITS bisa menjadi pusat wirausaha pemuda serta menjadi contoh di Jawa Timur,'' ujarnya.

Inisiator program dari ITS Janti Gunawan mengaku optimistis Lembaga Permodelan Kewirausahaan Pemuda (LPKP) ini dapat mendorong perkembangan wirausaha di kalangan pemuda. ''Jaringan yang kami miliki juga siap untuk membantu terwujudnya LPKP,'' kata Janti yang merupakan dosen Teknik Industri ini.

Tawaran kerja sama dengan pemerintah melalui Kemenpora ini disambut baik oleh para peserta yang hadir. Mereka terdiri atas sejumlah dosen yang mendalami bisnis dan wirausaha mahasiswa. Selain itu, turut hadir sejumlah pihak swasta, serta perwakilan dari Program Pengembangan Kewirausahaan Mahasiswa (P2KM) serta inkubator bisnis Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) ITS.(mrg)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini