Share

Repository Undip Naik 18 Peringkat

Margaret Puspitarini, Okezone · Selasa 07 Februari 2012 19:32 WIB
https: img.okezone.com content 2012 02 07 373 571395 kzYLnpMcit.jpg Ilustrasi : ist.

JAKARTA - Universitas Diponegoro (Undip) Semarang kembali menuai prestasi. Kali ini, ranking Respository Institusi Undip mengalami peningkatan signifikan di tingkat dunia.

Berdasarkan website Webometrics for Institutional Repository periode Januari 2012, Undip menempati posisi ke-26. Sementara pada Juli 2011, posisi Undip berada di rangking 48 se-dunia. Untuk kategori Repository, Undip berhasil menempati posisi 34, menanjak jauh dari sebelumnya, yakni 52.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

 

Pada dasarnya ada dua sistem pemeringkatan untuk repositori di Webometrics, yaitu Top Institutional Repository dan Top Repository. Top Institutional Repository merupakan pemeringkatan institusi yang memiliki repositori, sedangkan Top Repository merupakan pemeringkatan repositori di mana satu institusi bisa memiliki dua repositori.

Pemeringkatan ini bertujuan untuk menakar aksesibilitas dan komitmen perguruan tinggi atau institusi untuk mempublikasikan pengetahuan dan karya-karya ilmiah ke seluruh dunia secara terbuka (fulltext open access). Selain itu, sistem pemeringkatan juga menunjukkan manfaat portal website atau domain sebuah universitas di mata masyarakat dunia.

Selain peningkatan rangking dalam tingkat dunia, dilihat dari parameter penilaian, repositori Undip (Undip-IR) menempati posisi yang cukup menggembirakan. Parameter Rich Files dan Scholar Undip-IR menempati ranking 35 dan enam dunia. Sementara, Size dan Visibility menempati ranking 180 dan 79 dunia.

 

Staf Ahli Pembantu Rektor Pengembangan dan Kerja Sama Undip Istadi mengatakan, pencapaian prestasi ini tidak terlepas dari komitmen yang dijalankan oleh segenap civitas academica Undip dalam publikasi karya ilmiah.

"Di Undip, sistem pengonlinenan repositori terhadap-karya-karya ilmiah sudah cukup mapan dan sudah menjadi komitmen. Selain itu, memang ada kebijakan dari pimpinan Undip jika karya-karya ilmiah yang dihasilkan Undip termasuk skripsi, thesis, dan disertasi harus dionlinekan," ujar Istadi seperti dikutip dari siaran pers yang diterima okezone, Selasa (7/2/2012).

Dia menyebutkan, dalam pengelolaan Repositori Institusi Undip, UPT Perpustakaan didapuk menjadi pemimpin, sehingga proses pengunggahan dan pengelolaannya menjadi lebih intensif.

"Ke depan, Undip akan lebih fokus dan berkomitmen dalam hal mempublikasikan karya-karyanya agar berguna bagi masyarakat," kata pria yang juga menjabat sebagai Kabid Pengembangan Website UPT Puskom Undip tersebut.

Meski mengalami peningkatan dalam tingkat dunia, baik pada kategori Institutional Repository maupun Repository di tingkat nasional, Undip-IR justru mengalami penurunan. Pada Juli 2011, Undip berada di posisi dua dan kini menempati urutan ketiga.(mrg)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini