"Piramida" di Kepala Rahmat Takalar

Arpan Rachman, Okezone · Rabu 15 Februari 2012 13:49 WIB
https: img.okezone.com content 2012 02 15 419 576170 tJ04yps0L9.jpg Rahmat Takalar.(foto:Arpan Rahman/okezone)

MAKASSAR - Rahmat dari Takalar menyundul bola. Golnya telak menggetarkan jaring gawang. Penonton seketika bersorak histeris menggoncang bangku-bangku tua di tribun Stadion Mattoanging, Makassar.

Selain larinya kencang, giringan cepat, gocekan lihai, tendangannya keras, Rahmat punya sundulan mematikan. Striker muda PSM itu berpotensi sekaligus menjadi titisan Roel Dijkstra penyerang Belanda dalam komik dan Jacob Sihasale mantan bintang PSSI di era 60-70an.

Yang khas dari Rahmat, selain pembawaannya yang rendah hati, ialah gaya rambutnya yang disisir membentuk piramida. Tapi jelas model potongan rambutnya bukan mirip gunung Sadahurip, melainkan persis Piramida asli Giza di Mesir.

Dewi fortuna pun menaungi peruntungan sang striker PSM Makassar itu tatkala menghunjamkan dua gol telak melalui sundulan kepala ke gawang PSMS Medan dalam lanjutan kompetisi Indonesia Premier League 2011-12, awal pekan ini.

Potongan rambutnya yang disisir bergaya segitiga mirip piramida tak urung dijadikan bahan lelucon. Model itu membuat Rahmat seakan-akan mirip seorang Indian dari suku Mohicans.

"Saat sarapan pagi tadi, Spaso yang menyisir rambut Rahmat dengan tangannya, membentuk potongan model piramida. Terbukti gaya rambut itu memberi Rahmat keberuntungan. Kepalanya bisa mencetak gol," tanggap pelatih PSM Petar Segrt seraya tersenyum simpul.

Rahmat bersanding dengan Ilija Spasojevic menjadi duet maut di lini depan Juku Eja. Mereka berdua tandem yang tidak pernah bermain egois satu sama lain. Seperti dua belahan jiwa di garis serang Pasukan Ramang.

"Bila Spaso membuka ruang, Rahmat memanfaatkannya dengan penyelesaian. Saya memberi kebebasan bagi keduanya untuk berkreasi supaya dapat menciptakan gol," imbuh Segrt.

Rahmat tipikal striker petarung. Tipe sangar yang sudah jarang terlihat di orbit liga domestik nasional sejak Ilham Jayakesuma turun panggung.

"Saya ingin mempromosikan Rahmat untuk direkrut tim nasional senior Indonesia. Kemampuannya tidak usah diragukan lagi. Saya jamin dia akan jadi bintang besar," sambung Segrt.

Koleksi lima gol yang berhasil dicetaknya membuat Rahmat kini didaulat sebagai pencetak gol terbanyak PSM di kancah IPL 2011-12. Apakah bintangnya terus bersinar?

Asal dia konsisten menjaga tabiatnya, tidak bersikap jumawa dan angkuh laksana selebriti karbitan, itu saja syaratnya. Jalur kemilau di atas karpet merah dalam blantika lapangan hijau di orbit sepakbola akan membuat Rahmat menemukan bintang yang terang, meneruskan legenda Sihasale dan Jayakesuma yang tertatah dalam deretan sejarah para striker hebat Indonesia.

(fit)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini