Share

Polisi jaring 10 anggota geng bermotor

(koran Sindo), Koran SI · Senin 20 Februari 2012 08:35 WIB
https: img.okezone.com content 2012 02 20 447 578652 sZoUQO4WcP.jpg ilustrasi.Okezone

Sindonews.com - Sedikitnya 10 unit sepeda motor milik geng motor terjaring dalam razia yang digelar Polresta Tasikmalaya dari kawasan perempatan Jalan Cisumur, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Minggu (19/2) dini hari, kemarin.

Mereka diciduk setelah polisi mendapatkan informasi bahwa mereka hendak menyerang warga terkait adanya aksi pembacokan dan berujung pada ditangkapnya salah seorang anggota mereka oleh warga.

Dari hasil penyelidikan polisi diketahui bila pelaku pembacokan merupakan anggota geng motor, Gilang, 17, warga Sukamaju, Gobras, Tamansari, Kota Tasikmalaya.

Pelaku berhasil ditangkap massa dan diserahkan kepada polisi beberapa saat setelah melakukan pembacokan terhadap salah seorang warga di kawasan Gunung Tandala, Kawalu. Dari tangan pelaku, polisi menemukan senjata tajam sejenis golok panjang yang diduga kuat dipergunakan pelaku dalam aksinya.

Setelah ditangkapnya pelaku pembacokan, rekan-rekan pelaku yang berjumlah kurang lebih 10 orang berniat melakukan aksi penyerangan balik, mereka pun mulai berkerumun di kawasan perempatan Jalan Cisumur, Kawalu, Kota Tasikmalaya.

“Kami menggelar operasi langsung setelah mendapatkan informasi bila sekelompok gerombolan bermotor akan melakukan penyerangan pada warga. Operasi yang dimulai sejak pukul 01.00 WIB hingga menjelang azan subuh ini pun berhasil menciduk 10 pelaku berikut sepeda motornya,”ungkap KabagOps Polresta Tasikmalaya Kompol Yono Kusyono.

Seluruh pelaku kemudian dibawa dengan mobil truk Patroli Sabhara guna menjalani pemeriksaan di Mapolresta Tasikmalaya, Jalan Letnan Harun, Kota Tasikmalaya.

Mereka baru dipulangkan setelah memberikan pernyataan tidak mengulangi aksinya. Sementara sepeda motor yang dimiliki anggota geng motor diketahui sebagian besar tidak memiliki surat resmi.

“Saya tidak menyangka anak saya hendak menyerang warga, karena saat keluar rumah bilangnya akan bermain dengan teman-temannya. Saya sangat menyesal dan persilakan saja kepada polisi untuk memberikan pembinaan kepada anak saya agar tidak mengulangi lagi perbuatannya,” ujar Maman,47, salah seorang orang tua anggota geng motor warga Gobras,Tamansari,Kota Tasikmalaya.(lin)

(hri)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini