Hary Tanoesoedibjo Bersyukur NasDem di Posisi ke-4

Anton Suhartono, Okezone · Minggu 11 Maret 2012 15:45 WIB
https: img.okezone.com content 2012 03 11 339 590983 LnzNnjp2oO.jpg Hary Tanoesoedibjo (Foto:okezone)

JAKARTA - Meski belum genap berusia setahun, Partai NasDem ternyata sudah dikenal masyarakat. Bahkan berdasarkan penelitian terbaru Lembaga Survei Indonesia (LSI) NasDem berada di posisi keempat di bawah tiga partai papan atas yakni Golkar, PDIP, dan Demokrat.

Ketua Dewan Pakar Partai NasDem Hary Tanoesoedibjo menyambut baik perolehan tersebut.

“Kami merasa bersyukur hasil survei LSI telah menunjukkan elektabilitas Partai NasDem mencapai 5,9 persen dalam waktu singkat menempati urutan ke-4 partai terbesar,” kata Hary Tanoesoedibjo di Jakarta, Minggu (11/3/2012).

Menurut Hary Tanoesoedibjo, survei ini membuktikan masyarakat menginginkan perubahan sesuai dengan misi Partai NasDem.

"Saya yakin elektabilitas Partai NasDem dapat mencapai dua digit akhir tahun 2012, sejajar dengan ketiga partai besar lainnya," ujarnya.

Sebelumnya, Direktur LSI Dodi Amabrdi mengatakan perolehan dukungan terhadap NasDem juga mengejutkan. Salah satunya karena NasDem mampu melampaui empat partai papan tengah seperti PKB, PPP, PAN, dan PKS.

“Yang mengejutkan adalah dukungan terhadap partai NasDem 5,9 persen. NasDem setidaknya sudah mendapat 3,9 persen. Tapi kalau dihitung optimistis, NasDem sekarang sudah mendapat dukungan 7,9 persen,” jelas Dodi Ambardi, Direktur LSI.

LSI, kata Dodi, melakukan survei dengan melibatkan 2.418 responden dari seluruh Indonesia dengan tingkat kepercayaan atau margin of error plus-minus 2 persen.

Masing-masing responden ditanya, apabila diadakan pemelihan anggota DPR sekarang, partai atau calon dari partai mana yang dipilih dari nama-nama partai berikut atau partai lainnya.

Hasilnya, Partai Golkar mendapat dukungan dari 17,7 persen responden, PDIP 13,6 persen, dan Demokrat 13,34 persen.

NasDem juga melampuai persentase partai menengah seperti PKB dan PPP yang masing-masing memperoleh 5,3 persen, serta PKS (4,2), Gerindra (3,7), dan PAN (2,7).

(ugo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini