Tembok Konjen Amerika dirobohkan

Andreas Wicaksono (Sindo TV), Sindo TV · Minggu 15 April 2012 15:04 WIB
https: img.okezone.com content 2012 04 15 447 611863 ymJjNWtHfs.jpg Foto: Istimewa

Sindonews.com - Pemerintah Kota Surabaya merobohkan tembok pemisah jalan Konsulat Jendral (Konjen) Amerika di Surabaya. Kokohnya tembok tersebut membuat pembongkaran yang dilakukan menemui kendala.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Surabaya Erna Purnawati mengatakan, pembongkaran tembok tersebut memang mengalami kesulitan. Pondasi yang kuat dan kerasnya tembok menjadi kendala pembongkaran.

"Pondasi kuat dan dalam. Inilah yang membuat petugas pembongkaran mengalami kesulitan," ujar Erna di sela pembongkaran tembok di Jalan Dr Soetomo, Surabaya, Minggu (15/4/2012).

Alat berat seperti eskavator pun tak bisa merobohkan tembok tersebut. Bahkan, beberapa kali hantaman eskavator tidak membuat tembok setinggi satu meter tersebut goyah.

"Eskavator hanya mampu mengupas kulit tembok. Kami sudah melubangi jalan, namun, tembok ini tidak juga rubuh dihantam eskavator," paparnya.

Padahal, lanjut Erna, tembok ini sudah berusia 22 tahun. Akhirnya, pembongkaran dengan cara manual pun dilakukan. Para pekerja Dinas PU Surabaya membongkar tembok tersebut dengan cara manual. 

Dengan tenaga manusia, tembok separator yang membelah jalan Dr Soetomo sepanjang 60 meter ini berhasil dirobohkan satu meter tiap satu jam. Dari serpihan tembok terlihat, kalau tembok ini dibuat dari semen yang dicor dan dalamnya juga diberi tulang dari besi.

"Separator ini dibongkar setelah kantor Konjen pindah ke kawasan Surabaya barat yaitu di Jalan Citra Raya Niaga," kata Erna.

Tembok ini dibangun sekitar akhir tahun 1990 untuk menahan aksi unjuk rasa yang sering terjadi. Akibat berdirinya tembok ini, Sejumlah pengacara dan warga sipil pernah mengajukan gugatan class action kepada Konjen Amerika di Pengadilan Negeri Surabaya pada akhir Desember 2011.(azh)

(hri)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini