Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Obama Beri Selamat Pada Taur Matan Ruak

Fajar Nugraha , Jurnalis-Selasa, 24 April 2012 |11:26 WIB
Obama Beri Selamat Pada Taur Matan Ruak
Taur Matan Ruak (Foto: Getty Images)
A
A
A

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama berikan ucapan selamat kepada Taur Matan Ruak, yang memenangkan Pemilu Timor Leste. Hari ini, Ruak resmi dinyatakan sebagai presiden baru Timor Leste.


"Saya ucapkan selamat kepada Taur Matan Ruak atas kemenangannya dalam Pemilu Presiden Timor Leste, dan rakyat Timor Leste yang sukses menjalani pemilu yang damai, bebas dan transparan," ujar pernyataan Obama seperti dikutip SBS, Selasa (24/4/2012).

Tidak lupa Obama juga berterima kasih kepada mantan Presiden Jose Ramos Horta yang dianggap berhasil menjaga kedekatan dengan AS, selama dirinya berkuasa.

"Kerja sama antara AS dan Timor Leste akan terus AS. Kami akan terus memberikan dukungan atas upaya Timor Leste yang ingin memperkuat demokrasi dan keamanan, di negara yang masih muda ini," imbuhnya.

Menurut laporan Mahkamah Agung Timor Leste, Ruak menang dengan perolehan suara sebanyak 61,2 persen. Hasil ini mengalahkan rivalnya, Francisco Guterres pada 16 April lalu. 

Mahkamah Agung Timor Leste pun mengesahkan penghitungan surat suara dalam pemilu Presiden Timor Leste putaran kedua. Dengan keputusan ini, Taur Matan Ruak resmi ditunjuk sebagai Presiden Republik Timor Leste.

Pria berusia 55 tahun itu akan memimpin negara kecil yang akan ditinggal oleh para pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pada 2011 lalu, Ruak mundur dari jabatan yang diemban olehnya, yakni Menteri Pertahanan Timor Leste, untuk mengikuti kampanye pencalonan presiden. 

Ada banyak rencana dari Ruak untuk rakyatnya. Salah satu yang sering diutarakannya pada saat kampanye berupa penerapan wajib militer terhadap rakyat Timor Leste.
Ruak yang memiliki nama asli Jose Maria Vasconcelos sempat dituding oleh PBB terlibat dalam kasus penyelundupan senjata di tahun 2006. 

Tuduhan itu muncul ketika Timor Leste tengah berhadapan dengan perseteruan antar fraksi. Meski demikian, tidak ada dakwaan yang ditujukan ke Ruak terkait isu tersebut.

(Fajar Nugraha)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement