Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Perjuangkan Nasib Buruh, KASBI: Buruh Bersatu Tidak Terkalahkan!

Rizka Diputra , Jurnalis-Senin, 30 April 2012 |00:02 WIB
Perjuangkan Nasib Buruh, KASBI: Buruh Bersatu Tidak Terkalahkan!
Ilustrasi (Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menjelang Hari Buruh Internasional yang akan jatuh pada 1 Mei mendatang, para buruh akan menjadikan peringatan Hari Buruh tersebut sebagai momentum untuk kembali memperjuangkan hak-hak buruh yang selama ini banyak terabaikan.

Kaum buruh telah bulat bertekad melawan kekuasaan kapital dengan memenangkan pengurangan jam kerja menjadi delapan jam per harinya.

"Namun kemenangan tersebut barulah satu kemenangan kecil, dikarenakan sampai hari ini nasib kaum buruh masih ditindas dan dihisap oleh kaum modal yang didukung oleh kekuasaan yang mementingkan pertumbuhan modal atau investasi," sesal Ketua Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Nining Elitos, dalam rilisnya kepada Okezone, Minggu (29/4/2012) malam.

Meski demikian lanjut dia, momentum May Day bukanlah sekadar suatu peringatan atas kemenangan kaum buruh di masa lalu, namun sebagai tonggak perlawanan kaum buruh melawan kekuasaan yang berpihak pada kaum modal dan menghisap serta menyengsarakan kaum buruh dan rakyat. 

Pada 1 Mei kaum buruh diingatkan bahwa hak-hak kaum buruh tidak akan diberikan begitu saja oleh penguasa dan pemilik modal, namun harus direbut dengan perjuangan yang tak kenal lelah, penuh keberanian dan militansi," tegasnya.

Dia menambahkan, perjuangan kaum buruh Indonesia dalam merebut kenaikan upah tahun 2012 ini semakin membuktikan bahwa hak harus direbut bukan justru dinanti dari kebaikan pemerintah, DPR, maupun para pemilik modal.

Sehingga, bagi kaum buruh sedunia, May Day tidak hanya semata-mata sekadar suatu perayaan yang dirayakan dengan pesta atau karnaval belaka. Tetapi juga dirayakan dengan cara melakukan aksi-aksi massa untuk memperteguh iman bahwa buruh bersatu tidak terkalahkan.

"Dalam perjuangan melawan sang penindas, kaum buruh tidak akan kehilangan apa-apa kecuali belenggu yang selama ini merantai kaum buruh. Di sinilah kebenaran sejarah kemenangan perjuangan kaum buruh sedunia," pungkasnya.

(Rizka Diputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement