Pesantren Agrobisnis Didik Para Santri Jadi Pebisnis

Abdul Rouf, Koran SI · Senin 28 Mei 2012 08:30 WIB
https: img.okezone.com content 2012 05 28 521 636563 eaTW3AEZXz.jpg Pak De Karwo resmikan Ponpes Mukmin Agrobisnis (Foto: Koran SI/Abdul Rouf)

SIDOARJO - Pesantren mendidik para santri dengan ilmu agama itu sudah biasa. Lain halnya di Pondok Pesantren Mukmin Mandiri Agrobisnis dan Agroindustri di perumahan Graha Tirta, Jalan Bougenville, Nomor 69, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Di pesantren itu, selain dibekali ilmu agama, para santri juga akan mendapat ilmu berbisnis dan berwirausaha.

Pengasuh Ponpes Mukmin Mandiri Agrobisnis dan Agroindustri, KH M Zakki Mukmin, mengatakan dengan ilmu bisnis diharapkan nantinya para santri bisa berguna. Zakki mengaku mendirikan pesantren tersebut karena ingin menularkan ilmunya.

“Sejak kecil saya dididik di lingkungan pesantren milik orangtua di Lamongan. Sesudah berkeluarga, saya juga menekuni bisnis dan Alhamdulillah maju. Saya ingin menularkan ke santri yang sudah menetap di pesantren ini,” jelas Zakki Mukmin.

Para santri yang lulus bisa diharapkan sudah memiliki bekal untuk berwirausaha, berbisnis, maupun di bidang industri lainnya. Pesantren Mukmin berharap santrinya pandai berdagang untuk menunjang perekonomian.

Salah satu bisnis yang diterapkan di pesantren itu adalah produksi kopi. Kopi merk Mahkota Raja diproduksi PT Mutiara Dewi Jayanti milik Zakki. Para santri yang mengolah kopi, mulai dari biji kering hingga menjadi roster (bubuk).

Setiap bulannya, santri bisa memproduksi sekira 20 ton kopi campuran robusta dan ara. Santri bekerja selepas mengaji dan mendapat pelajaran lainnya.

Mereka dibayar sesuai UMR, yakni antara Rp 1,2 juta sampai 1,5 juta. Setiap hari, santri juga mendapatkan jatah makan dan minum gratis. Karena itu, para santri ponpes ini dipilih dari kalangan tidak mampu.

“Hasil kerja di dalam pesantren, banyak digunakan untuk biaya sekolah dan kuliah para santri nantinya setelah lulus,” ujar President Director PT Golden Harvestindo itu.

Ponpes Mukmin Mandiri Agrobisnis dan Agroindustri diresmikan oleh Gubernur Jatim Soekarwo, Minggu kemarin. Turut hadir dalam peresmian tersebut Kandepag Provinsi Jatim, Suja dan Rois Suriyah PWNU Jatim, KH Miftahul Akhyar.

Pak De Karwo, panggilan akrab gubernur, optimistis keberadaan pesantren agrobisnis dan agroindustri ini mampu menekan jumlah pengangguran.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini