Wamendikbud Ogah Mundur Sebelum Ada Perintah SBY

Tegar Arief Fadly, Okezone · Rabu 06 Juni 2012 12:01 WIB
https: img.okezone.com content 2012 06 06 339 642307 7RIZ6ouQYO.jpg Presiden Susilo Bambang Yudhoyono

JAKARTA- Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan bahwa jabatan wakil menteri status quo. Konsekuensinya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono harus menerbitkan Keppres baru untuk mengangkat wakil menteri. Bahkan, presiden seharusnya memberhentikan terlebih dahulu wakil menteri yang ada saat ini.

Namun, wakil menteri Pendidikan Kebudayaan (Wamendikbud), Musliar Kasim menyatakan akan tetap melaksanakan tugasnya sebagai wakil menteri.  Musliar beranggapan, selama presiden sebagai pemegang hak prerogatif belum mencopot posisi Wamen, maka dirinya akan tetap bertugas.

"Saya punya prinsip, putusan MK itu diterjemahkan kembali. Institusi yang menerjemahkan adalah Setneg. Sampai hari ini kita tidak disuruh berhenti bekerja oleh Setneg. Saya berpedoman pada keterangan yang disampaikan Mahfud tadi malam bahwa pengangkatan wamen adalah hak prerogatif presiden," jelasnya kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (6/6/2012).

Musliar mengaku, dia masih memimpin rapat pascaputusan MK tersebut.

"Tadi pagi saya tetap pimpin rapat di Eselon I. Saya tanya ke kawan-kawan, masih boleh mimpin rapat? Mereka jawab, Ya iya pak, apa salahnya," kata Musliar.

Selain itu, Musliar juga berpendapat, selama Keppres belum dicabut maka dia juga menganggap bahwa posisinya sebagai Wamen masih sah. "Wamen pada hari ini tetap sah karena Keppres belum dicabut. Kalau Keppres belum diganti atau dicabut pihak-pihak yang kurang berkenan itu bisa mengajukan ke PTUN bahkan MA," terangnya.

"Bagi saya pribadi kami menjadi wamen bukan atas inisiatif kita tapi adalah tugas yang diberikan oleh pemerintah dan Presiden, kalau Presiden menganggap wamen harus tetap bekerja, ya tetap bekerja seperti biasa," tegasnya.

Lebih lanjut Musliar menambahkan, jika nantinya posisinya sebagai wamen dicabut, maka dia akan kembali menjadi pengajar dosen. "Andaikata saya tidak boleh jadi wamen tentu saya tidak akan mengemban tugas yang berat, saya siap mengajar kembali di Andalas," pungkasnya.

(ugo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini