Putusan MK Soal Wamen Masih Membingungkan

Tegar Arief Fadly, Okezone · Rabu 06 Juni 2012 13:42 WIB
https: img.okezone.com content 2012 06 06 339 642389 bMUnVe8BQ9.jpg Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (Foto: dok okezone)

JAKARTA - Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso mengungkapkan, bila jabatan wakil menteri (Wamen) telah disahkan oleh Presiden, maka akan terjadi pembengkakan mulai dari komposisi hinga pengeluaran untuk keperluan jabatan Wamen.

"Konsekuensinya jika Wamen ditunjuk sesuai kewenangan presiden, maka akan menjadi anggota kabinet, jadi akan membengkak. Jadi keputusan MK itu keputusan yang tidak jelas. Boleh apa tidak, itu gak jelas," ungkap Priyo kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (06/06/2012).

Selain itu, Priyo juga menilai putusan yang dikeluarkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) terkesan membingungkan. Karena di satu sisi berbicara tentang efisiensi, tapi di sisi lain berbicara tentang prerogatif presiden.

"Keputusan MK itu dua mata bola. Satu sisi adalah mengkritik dan mengingatkan penunjukan Wamen lebih pada ekses pemborosan, tidak efisien dan hanya bagi-bagi, tapi di sisi lain MK memberi amar kepada presiden untuk memberikan hak itu," jelasnya.

Lebih lanjut, Priyo menyarankan kepada presiden agar segera mengkaji ulang pertimbangan yang diberikan MK, terutama yang berkaitan dengan efisiensi.

"Saya menganjurkan beliau patuh terhadap keputusan MK. Baiknya presiden menyisir kembali mana yang penting. Kalau presiden ingin efisiensi. Yang penting adalah jangan sampai Wamen itu jadi matahari kembar," tandasnya.

(crl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini