Share

Kouta Bidik Misi di ITS Tambah 200 Kursi

Margaret Puspitarini, Okezone · Selasa 12 Juni 2012 16:02 WIB
https: img.okezone.com content 2012 06 12 373 645758 Zdw6nz5XPs.jpg Ilustrasi : ist.

JAKARTA - Tahun ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan kuota 30 ribu program Beasiswa Bidik Misi. Program yang diberikan bagi para pelajar tidak mampu ini disebar lewat berbagai jalur penerimaan di tiap perguruan tinggi. Untuk kuota tiap kampus, Kemendikbud memberikan otonomi kepada masing-masing kampus.

Di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, terjadi kenaikan jumlah yang signifikan untuk penerimaan mahasiswa baru program Bidik Misi. Jika sebelumnya kuota penerimaan mahasiswa Bidik Misi 800 orang, kali ini ITS dijatah untuk menyediakan 1.000 kursi. ''Tapi memang tidak mudah mencari mahasiswa bidik misi. Kita harus mencari calon mahasiswa yang benar-benar tidak mampu, pintar, dan juga mau kuliah,'' ujar Rektor ITS Tri Yogi Yuwono, seperti dinukil dari ITS Online, Selasa (12/6/2012).

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Oleh karena itu, untuk menjamin ketepatan sasaran program Bidik Misi, ITS akan melibatkan sejumlah pihak untuk ikut melakukan verifikasi data. 'Kami telah membentuk tim yang terdiri dari dekan, ketua jurusan, dosen, dan mahasiswa untuk melakukan verifikasi dan visitasi,'' tutur Tri Yogi.

Kenaikan jumlah penerimaan mahasiswa baru program Bidik Misi ini ditekankan Tri Yogi sebagai kesempatan besar untuk dapat melanjutkan studi secara gratis di ITS. ''Jangan khawatir akan biaya hidup dan akomodasi. Pemerintah sudah menyediakannya,'' ungkap dosen Teknik Mesin ini.

Meski tidak melalui program Bidik Misi, Tri Yogi menghimbau agar para lulusan SMA tidak khawatir untuk melanjutkan studi di ITS. Karena selain biaya sumbangan pendidikan ITS yang relatif rendah, setiap tahunnya ITS juga memperoleh bantuan beasiswa yang tidak sedikit. Bahkan, tahun lalu, total beasiswa yang diperoleh mahasiswa ITS mencapai Rp22 miliar.

Pada 2012, ITS menyediakan sekira 1.500 kursi untuk jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Ujian Tulis, 700 kursi untuk SNMPTN Undangan, dan 950 kursi untuk Program Kemitraan dan Mandiri (PKM). Jumlah itu akan diperebutkan oleh sekira 40 ribu pendaftar ITS.(mrg)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini