Tunggak Rp 1,3 M, distribusi raskin dihentikan

(koran Sindo), Koran SI · Senin 18 Juni 2012 09:21 WIB
https: img.okezone.com content 2012 06 18 447 648939 oIoiGKPJtm.jpg foto: Dok. okezone

Sindonews.com - Tunggakan penebusan beras untuk rakyat miskin (raskin) Kabupaten Ngawi terhadap Bulog Subdivre V Madiun mencapai Rp1,34 miliar dengan total 40 ribu ton beras.

Tunggakan ini diduga ‘nyantol’ di perangkat desa selama satu tahun terakhir terhitung mulai Maret 2011 hingga Mei 2012. Kepala Bagian Perekonomian Kabupaten Ngawi Triana Wahyuni mengatakan tunggakan raskin ini timbul dari tebusan warga yang tidak disetor ke Bulog. Belum jelas di pihak mana dana dari warga ini nyantol, tapi besar kemungkinan adalah di perangkat desa.

”Penyebabnya, dana disetor masyarakat membeli raskin tidak setorkan ke Bulog dan dipakai untuk menutupi kebutuhan sendiri,” ujar Triana menjelaskan, Minggu 17 Juni 2012.

Tunggakan raskin ini tak pelak membuat Bupati Ngawi H Budi Sulistyono marah besar. Bupati segera bentuk tim investigasi khusus guna membongkar kasus itu, diduga digunakan oknum perangkat desa.

”Kami segera urus, agar benang ruwet ini dapat ditelusuri sehingga jangan sampai rakyat jadi korban. Terkait indikasi dana raskin banyak nyantol pada perangkat desa, selaku bupati sudah selayaknya melakukan tindakan berupa peringatan. Kalau dengan peringatan diabaikan, maka langkah selanjutnya melalui hukum,” ujarnya.

Ia juga menilai ancaman penghentian sementara waktu pendistribusian raskin dilakukan pihak Bulog Sub Divre V Madiun, berdampak bagi rakyat kecil.

”Kami berupaya maksimal, agar penghentian tidak dilakukan Bulog Madiun, caranya meminta kepada perangkat desa segera membayar uang raskin sudah disetorkan masyarakat ke Bulog,” ujarnya serius.

Atas dasar itu, pihaknya bekerja sama dengan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi, membuat kesepakatan bersama semacam MOU agar menindak tegas para kades-kades nakal.

Sementara dari 19 kecamatan di Kabupaten Ngawi hanya satu kecamatan yang melunasi pembayaran dana raskin terhitung bulan Mei lalu yaitu Pangkur. Tunggakan dana raskin 18 kecamatan dari 19 kecamatan yang ada yaitu di Sine Rp98,1 juta, Ngrambe Rp75,4 juta, Jogorogo Rp55,2 juta, Kendal Rp69,3 juta, Geneng Rp51,6 juta, Kwadungan Rp59,5 juta, Karangjati Rp20,7 juta, Padas Rp63,9 juta dan Ngawi Rp17,8 juta.(azh)

(hri)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini