Kapolda Sumut Didugat Petani ke Pengadilan

Irwansyah Putra Nasution, Okezone · Kamis 28 Juni 2012 01:00 WIB
https: img.okezone.com content 2012 06 27 340 654932 S2XcDNbOYg.jpg Foto: Ilustrasi

MEDAN  - Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro dan Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Subandria digugat oleh petani asal Padang Lawas, Sumatera Utara karena dinilai melanggar prosedur saat melakukan penangkapan terhadap Sinur Situmorang, Rabu (27/6/2012) Medan.

Sidang perdana Praperadilan digelar di Pengadilan Negeri Medan dipimpin oleh Majelis Hakim, Libanus Sirait, yang dimulai dengan pembacaan gugatan oleh pihak pemohon yaitu Sinur Situmorang, petani asal Simpang Simalholdee RT 01 RW 01, Desa Tobing Tinggi, Kecamatan Aek Nabara Barumun, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara.

Usai pembacaan gugatan, sidang dilanjutkan dengan mendengarkan keterangan tiga orang saksi yang dihadirkan LBH Medan sebagai kuasa hukumnya yang diwakili oleh Ahmad Irwansi Lubis dan Anggun Rizal Pribadi. Ketiga saksi tersebut diantaranya yaitu Manuari Sidauruk dan Desmon Josua Napitupulu, dua petani asal Desa Tobing Tinggi.

Dalam pernyataannya, salah satu perwakilan LBH Medan, Ahmad Irwandi Lubis mengatakan polisi dinilai telah melakukan pelanggaran prosedur dalam penangkapan salah satu petani yaitu Sinur Situmorang yang juga ketua Kelompok Tani Torang Jaya Mandiri yang menguasai 1500 hektar lahan pertanian.

Selain itu, LBH juga menuding PT Sumatera Riang Lestari (SRL) telah melakukan perambahan dan penyerobotan lahan, sehingga terjadi bentrok antara masyarakat dengan pihak perusahaan pada 26 dan 27 April 2012.

Akibat bentrokan tersebut polisi menangkap Sinur Situmorang dengan alasan untuk dimintai keterangan, namun kenyataannya setelah dimintai keterangan Sinur Situmorang langsung ditahan dan ditetapkan menjadi tersangka. Pihak LBH Medan melihat ada kejanggalan dalam penangkapan tersebut karena didalam suratnya yang tercantum hanya Marga Situmorang bukan Sinur Situmorang.

Dalam sidang tersebut, LBH Medan mendesak Kaplda Sumut agar segera mencopot Kapolres Tapsel karena dinilai tidak berhasil menciptakan suasana kondusif diwilayah hukumnya.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini