Share

Penerima Beasiswa Tak Boleh Egois

Jum'at 29 Juni 2012 09:58 WIB
https: img.okezone.com content 2012 06 29 373 655825 xRcL9A49Nz.jpg Image: Corbis

YOGYAKARTA – Tuntutan agar dapat mempertahankan prestasi dalam bidang akademik menjadi penyebab mengapa selama ini mahasiswa penerima beasiswa umumnya cenderung egois.

Bila prestasi mereka menurun, tentu akan berpengaruh dengan eksistensi beasiswa yang diterima. Padahal selain dituntut terus berprestasi akademik, mahasiswa juga dituntut berprestasi dalam bidang nonakademik. "Oleh karena itu, pola pikir tersebut harus diubah. Salah satunya melalui pendidikan karakter," kata Koordinator Beasiswa Unggulan (BU) Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri (BPKLN) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Abe Susanto saat monitoring dan evaluasi bagi mahasiswa penerima BU-BPKLN di Auditorium FPSB Universitas Islam Indonesia (UII) akhir pekan lalu.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Menurut Abe, sebagai penerima BU-BPKLN mahasiswa tidak hanya dituntut mempertahankan prestasi akademik yang baik, tapi juga aktif melakukan intellectual social responsibility (ISR). Untuk kegiatan ini banyak media yang dapat dipilih oleh mereka, bisa menulis artikel ilmiah di media cetak, pengabdian masyarakat di sekitar mahasiswa tinggal, dan aktif berorganisasi.

"Cara ini juga sebagai upaya memasyarakatkan keberadaan BU-BPKLN ke seluruh pelosok Tanah Air," paparnya.

Dekan FPSB UII Sus Budiharto menambahkan, untuk memberikan pendidikan karakter bagi mahasiswa penerima BU BPKLN, UII saat ini sudah mendesainnya untuk mereka. Misalnya melalui pelatihan strategi sukses belajar, baik untuk kepentingan diri sendiri maupun bagi masyarakat sekitar.

Mahasiswa UII penerima BU BPKLN tahun 2011/2012 ada 54 orang. Mereka terdiri atas 36 orang mahasiswa FPSB dan 18 orang mahasiswa FMIPA. Seluruh penerima BU-BPKLN adalah mahasiswa baru. (priyo setyawan/koran si)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini