Hibah Hercules Australia dipertanyakan

(koran Sindo), Koran SI · Rabu 04 Juli 2012 08:26 WIB
https: img.okezone.com content 2012 07 04 448 658404 qIqSMmHkJr.jpg Ilustrasi (dok:Istimewa)
Sindonews.com - Rencana hibah lima pesawat Hercules C-130/H dari Australia dipertanyakan kalangan legislatif sebab biaya perbaikan dan pemeliharaannya terlalu mahal.

Wakil Ketua Komisi I DPR Tubagus Hasanuddin mengatakan, biaya perbaikan lima hibah pesawat Hercules itu sebesar USD60 juta. Padahal di saat yang bersamaan pemerintah Australia juga menawarkan pembelian enam unit pesawat Hercules sejenis yang siap operasi senilai USD90 juta.

"Kami akan meminta penjelasan ke Kemhan kenapa memilih hibah daripada membeli yang siap beroperasi," katanya di Jakarta kemarin.

Dia menceritakan, pada pertengahan 2011 pemerintah melalui Kementerian Pertahanan melaporkan rencana hibah Hercules yang memerlukan biaya perbaikan tersebut. Lantaran dirasa TNI Angkatan Udara memerlukan tambahan pesawat angkut, Komisi I saat itu menyetujui. (san)

(hri)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini