Indonesia perlu Coast Guard

Roro Putri Hutami, Sindonews · Rabu 04 Juli 2012 18:10 WIB
https: img.okezone.com content 2012 07 04 448 658886 FCgv0EUgqM.jpg dok.Okezone

Sindonews.com - Wilayah perairan Indonesia rawan akan pencurian ikan dari kapal asing. Sayangnya, selama ini Indonesia belum memberikan tindakan hukum maksimal.

Gubernur DIY Sri Sultan Hemengku Buwono X mengatakan, selama ini para nelayan asing yang masuk Indonesia dikenakan pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Seharusnya, Indonesia sudah waktunya menggunakan hukum maritim.

"Thailand, Filipina, dan Jepang nyuri ikan, tapi dikenakan pasal KUHP. Harusnya hukum maritim. Mereka kan membawa bendera negaranya masing-masing dan paling kapalnya cuma kena denda," ujarnya dalam diskusi dengan tajuk "Kedaulatan Maritim Sebagai Kekuatan" di Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu, (4/7/2012).

Selain itu, menurutnya Indonesia perlu memiliki Pasukan Penjaga Pantai atau Coast Guard untuk menangani keamanan maritim, termasuk permasalahan pencurian ikan dan pelanggaran perbatasan wilayah yang sering terjadi.

"Kapal-kapal besar lewat Selat Sunda. Tapi karena tidak ada Coast Guard, kita tidak tahu yang dibawa barang produksi, konsumsi atau senjata. Indonesia harus punya Coast Guard, yang harus bisa menjaga kapal itu asing lewat," tukasnya.(lin)

(hri)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini