"Warga Digiring ke Ladang Ranjau"

Aulia Akbar, Okezone · Selasa 10 Juli 2012 12:09 WIB
https: img.okezone.com content 2012 07 10 414 661246 zDsxOVEhnL.jpg Foto : Ratko Mladic bersama istri & pasukannya (AP)

DEN HAAG - Seorang warga Bosnia mengutarakan kesaksiannya di pengadilan mantan komandan militer Serbia Bosnia, Ratko Mladic yang terlibat dalam pembantaian warga Muslim Bosnia. Pria itu merupakan saksi mata pertama atas kejahatan perang Mladic.

"Para pria dan anak-anak dipaksa keluar dari desanya, digiring ke lapangan ranjau dan kamp kematian oleh pasukan Serbia Bosnia," ujar Elvedin Pasic, salah satu saksi mata pembantaian Bosnia, seperti dikutip Daily Mail, Selasa (10/7/2012).

Saat pembantaian terjadi, Pasic masih berusia 14 tahun, dia menceritakan bagaimana ibunya dan 150 orang lainnya dibunuh di salah satu desa di Bosnia pada 1992 silam. Pasic juga menjelaskan dengan rinci tentang peristiwa mengerikan itu saat dirinya melarikan diri.

Pria yang saat ini berusia 34 tahun itu menyaksikan serbuan pasukan Serbia Bosnia di bawah pimpinan Mladic yang menyerbu desanya, Grabovica. Saat itu, Pasic memutuskan untuk tidak mengadakan perlawanan pada pasukan-pasukan Mladic.

Pasic pun menggendong bayi perempuan dari tetangganya yang masih hamil dan mencoba untuk melarikan diri. Saat peristiwa itu terjadi, para pasukan Serbia Bosnia melarang warga Bosnia dilarang untuk pulang ke desanya.

"Tidak ada gunanya pulang ke rumah, rumah kalian ada Turki, ini adalah Serbia," ucap dua orang pasukan Mladic.

Meski demikian, Pasic cukup gembira ketika berhasil menyelamatkan diri dan memasuki desa. Namun yang sesampainya di sana, yang disaksikan hanyalah rumah yang terbakar dan sejumlah perabotan lain. Pakaian-pakaian yang mereka sembunyikan pun sudah hilang.

Pasic menangis saat mengutarakan kesaksiannya di pengadilan Mladic. Pasic menceritakan upayanya saat dirinya ingin mencari anjing kesayangannya yang dirantai. Anjing Pasic pun ditemukan dalam keadaan tak bernyawa karena sudah ditembak.

Hakim di pengadilan itu menunda proses pengadilan Mladic dan beristirahat pada siang hari. Pasic berniat untuk menjelaskan kesaksian lainnya terkait penyiksaan-penyiksaan pasukan Serbia Bosnia terhadap warga.

Pengadilan Mladic dimulai pada 16 Mei lalu, namun sempat tertunda karena sejumlah halangan. Bila terbukti bersalah, Mladic akan dihadapkan pada vonis penjara seumur hidup.

Sejauh ini, pengacara Mladic hanya menggelengkan kepala di saat Pasic mengatakan bahwa hubungan warga Muslim Bosnia, Serbia dan Kroasia sangat baik, sebelum Perang Balkan dimulai. Saat ini, Mladic juga dihadapkan oleh 11 dakwaan genosida, kejatahan perang, dan kejahatan kemanusiaan. Namun Mladic tak sudi mengakui hal itu.

(AUL)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini