Share

Indikator Webometrics Berubah

Rifa Nadia Nurfuadah, Okezone · Rabu 01 Agustus 2012 15:40 WIB
https: img.okezone.com content 2012 08 01 373 671790 EWkAd1WeE9.jpg Tampilan laman Webometrics 2012

JAKARTA - Setiap tahun, Lembaga Pemeringkatan Webometrics merilis daftar peringkat perguruan-perguruan tinggi dunia. Pada laporan yang dirilis Juli 2012 ini, Webometrics mengumumkan perubahan metodologi pemeringkatannya.

Sebelumnya, Webometrics memiliki empat indikator penilaian peringkat perguruan tinggi yaitu visibility, website page size, rich files, dan Google scholarship. Visibility merupakan jumlah eksternal link yang unik (backlink) yang diterima oleh domain web universitas (inlinks) yang tertangkap oleh empat search engines (Yahoo, Google, Live Search/bing, dan Exalead). Website page size menunjukkan jumlah halaman website yang tertangkap oleh empat search engines (Google, Yahoo, Live Search/Bing, dan Exalead). 

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Rich Files merupakan jumlah file dokumen (Adobe Acrobat (.pdf), Adobe PostScript (.ps), Microsoft Word (.doc), dan Microsoft Powerpoint (.ppt), namun tidak termasuk xls atau latex atau tex) yang online di bawah domain website universitas yang tertangkap oleh empat search engines (Yahoo, Google, Live Search/bing, dan Exalead). Sedangkan Google Scholarship menunjukkan jumlah paper dan sitasi yang tertangkap di Google Scholar (http://scholar.google.com) untuk setiap domain website universitas.

Semester ini, Webometrics menggunakan parameter penilaian yang berbeda, yakni Presence, Impact, Openness, dan Excellence. Presence berbobot 20 persen dari total penilaian, ia menyatakan volume konten global yang terindeks Google.  Impact, dengan bobot paling besar (50 persen), merupakan kualitas konten yang diukur dengan tautan eksternal dari pihak ketiga dengan data visibilitynya menggunakan dua mesin pencari yaitu Majestic SEO dan Ahrefs.

Paramater Openness memiliki bobot penilaian 15 persen dan menunjukkan

jumlah rich file (pdf, doc, docs, dan ppt) yang terindeks di google scholar. Sementara itu, Excellence merupakan karya akademik yang dipublikasikan di jurnal international yang tergolong high-impact dengan sumber datanya diambil dari Scimago. Parameter ini berbobot 15 persen dari total penilaian.

Jika diperhatikan, secara umum parameter baru ini tidak jauh berbeda dengan parameter sebelumnya. Presence mirip dengan Size, Impact serupa dengan Visibility dengan tambahan penilaian pada kualitas website, Openness pun dapat dikatakan sama dengan Google Scholar.  Sementara itu, parameter Excellence memisahkan perhitungan jumlah artikel ilmiah pada jurnal internasional bergengsi yang sebelumnya masuk ke Google Scholar.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini