Raisa Tutup Puncak Ospek UPH

Senin 06 Agustus 2012 10:30 WIB
https: img.okezone.com content 2012 08 06 373 673706 pvk3MuCDw2.jpg Raisa menutup ospek di UPH Surabaya. (Foto: dok. UPH)

SURABAYA – Usai menjalani ospek, mahasiswa baru Universitas Pelita Harapan (UPH), Surabaya, dimanjakan dengan sebuah pagelaran musik. Bahkan kedatangan mahasiswa baru ini disambut dengan lantunan musik dari penyanyi pendatang baru yang namanya cukup melejit, Raisa.

Panggung di Sutos sudah dikerumuni mahasiswa UPH dan juga masyarakat umum sejak sore hari. Banyak suguhan menarik dalam pesta penyambutan mahasiswa baru UPH tahun ini. Salah satunya datang dari solois bergenre jazz, pop, dan R&B, Raisa Andriana. Pendatang baru blantika musik Indonesia yang melejit dengan single "Serba Salah" ini menghibur malam terakhir Ospek yang berganti nama menjadi UPH Festival.

Sambil mengajak penonton berinteraksi langsung, Raisa membawakan sembilan buah lagu dari albumnya sendiri. "Saya akan mengajak penonton bernyanyi bersama saya," ujar Raisa sebelum naik panggung kemarin.

Menurutnya penonton di Surabaya unik. Masyarakat Surabaya memang datang untuk menikmati lagunya dan turut bernyayi bersamanya. Untuk itulah Raisa sengaja menghadiahkan lagu-lagu spesial untuk penggemarnya diSurabaya. Mulai dari lagu andalannya "Serba Salah", "Apalah Arti Menunggu", "Could it Be", "Terjebak Nostalgia", dan banyak lagu lainnya. Suasana semalam dibuat santai namun asyik oleh gadis berusia 21 tahun ini.

"Yang jelas saya tak berniat membuat pertunjukan yang heboh tapi menyuguhkan momen spesial yang dapat diingat semua penonton. Di mana saat pulang nanti semua akan merasa mengenal Raisa," kata gadis penggemar Adele ini.

Selain bernyanyi, Raisa juga memuaskan rasa kangen para fansnya sebelum manggung. Para penggemar setianya diajak bertemu dalam meet and greet bersama Raisa. Di sini mereka boleh bertanya, ataupun berfoto bersamanya.

Sebelum Raisa manggung ada sederet pertunjukan musik dari anak-anak muda Kota Pahlawan. Ada tampilan UPHS Choir, UPHS Modern Dance berkolaborasi dengan tari tradisional, Xtrim percussion, gamelan dan banyak lainnya. Dengan tema "See the World Through Harmony", UPH Music Festival mencoba menghilangkan kesan perploncoan yang melekat dalam penerimaan mahasiswa baru.

"Kami memang menghindari perploncoan yang umumnya terjadi di kalangan mahasiswa baru dan menggantinya dengan pembekalan ilmu dan diakhiri dengan pesta penyambutan," tukas Ketua Panitia UPH Festival Ronald Suryaputra. (oktalia ary/koran si)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini