WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengumumkan keadaan status darurat di wilayah Lousiana. Topan Isaac yang dianggap memiliki kekuatan berbahaya dikabarkan mulai menerpa wilayah tersebut.
Untuk saat ini, Topan Isaac dikabarkan sudah bergerak menuju New Orleans. Pihak berwenang Kota New Orleans sudah mempersiapkan terjangan topan, mengingat tujuh tahun lalu daerah tersebut dihantam oleh badai Katrina yang menghancurkan kota. Demikian diberitakan Associated Press, Selasa (28/8/2012).
Menurut pihak badan pengawas cuaca AS, Topan Isaac diperkirakan akan menyentuh sekira 430 kilometer dari wilayah New Orleans, pada pukul 22.00 waktu setempat. Angin topan itu bergerak menuju pusat kota dalam kecepatan 17 kilometer per jam. Sementara kekuatan hembusan angin diperkirakan mampu menyentuh kecepatan hingga 110 kilometer per jam.
Namun, kekuatan angin Isaac dipastikan tidak akan setara dengan badai Katrina. Kendati demikian, pemerintah setempat sudah mempersiapkan diri karena topan itu bergerak langsung menuju wilayah New Orleans.
Presiden Obama pun sudah menyetujui kondisi keadaan darurat dari pihak pemerintah negara bagian Lousiana. Status keadaan darurat memungkinkan pemerintahan federal untuk mendapatkan dana lebih guna melakukan pemulihan pasca serangan angin topan.
Sebelumnya, gubernur dari Louisiana, Florida dan Mississippi telah mengumumkan secara resmi status darurat ini. Ketiga gubernur yang merupakan berasal dari Partai Republik, telah membatalkan perjalanan mereka ke wilayah Tampa, Florida, untuk menghadiri Konvensi Nasional Partai Republik. Konvensi itu telah ditunda hingga Kamis 30 Agustus mendatang.
(Fajar Nugraha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.