TEHERAN - Menteri Luar Negeri Iran Ali Akbar Salehi mengatakan, Palestina merupakan isu utama yang diusung dalam Konferensi Tingkat Tinggi Gerakan Non-Blok (KTT GNB) ke-16. Mayoritas anggota GNB pun menyatakan keinginan mereka untuk berkontribusi dalam penyelesaian krisis Palestina.
"Palestina adalah hasil yang paling penting dari forum ini," ujar Salehi, seperti diberitakan IRNA dan dikutip Trend, Kamis (30/8/2012).
Duta Besar Palestina untuk Teheran Salah Zahzawi pun sempat melontarkan seruan bagi anggota GNB untuk mendukung Palestina menjadi anggota PBB.
"Kami mengharapkan dukungan yang besar dari negara-negara anggota GNB dan semoga laporan akhir nanti sangat berguna bagi kami," ujar Zahzawi di sela- sela pertemuan dua hari tingkat menteri KTT GNB.
Zahzawi juga meyakini bahwa mayoritas anggota GNB merasakan simpati yang besar atas perjuangan Palestina selama ini. Zahzawi mengatakan, tidak sulit bagi negaranya untuk mempromosikan tujuan mereka dalam KTT GNB.
"Namun upaya Palestina untuk menjadi anggota PBB adalah cerita yang berbeda," tutur Zahzawi.
Selain Palestina isu lain yang juga bergulir dalam KTT GNB adalah krisis Suriah. Terkait dengan krisis yang terjadi selama belasan bulan di Suriah Salehi mengatakan, GNB tidak dapat menyerahkan ini sepenuhnya kepada PBB.
"Dalam kondisi dimana lembaga-lembaga internasional seperti PBB berurusan dengan para pejabat Suriah, maka merupakan sebuah tindakan yang sangat tidak tepat bila kita menjauhkan diri dari masalah," tegas Salehi.
Diungkapkan pula oleh Salehi bahwa negara-negara anggota GNB lain harus dapat memastikan bahwa Suriah tidak memiliki dampak konflik yang membahayakan.
(Rani Hardjanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.