PTTUN Perintahkan Cabut Izin Usaha Perkebunan di Rawa Tripa

Salman Mardira, Okezone · Rabu 05 September 2012 15:37 WIB
https: img.okezone.com content 2012 09 05 340 685534 YHVJn5COLE.jpg Ilustrasi

BANDA ACEH – Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Medan, Sumatera Utara, mengabulkan gugatan banding yang diajukan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Aceh terkait izin usaha perkebunan sawit di hutan gambut Rawa Tripa, Desa Pulo Kruet, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh.

 

PTTUN memutuskan Gubernur Aceh harus mencabut izin pembukaan kebun sawit di lahan seluas 1.605 hektare kepada PT Kalista Alam dan membatalkan putusan PTUN Banda Aceh. “Menerima permohonan banding dari penggugat/pembanding,” kata Ketua Majelis Hakim, Arpani Mansur, dalam salinan putusan yang diterima Okezone, Rabu (5/9/2012). 

 

Dalam amar putusan Nomor 89/B/2012/PT.TUN-MDN tertanggal 30 Agustus 2012, majelis juga menghukum Gubernur Aceh dan PT Kalista Alam selaku tergugat satu dan dua secara tanggung renteng untuk membayar biaya perkara pengadilan Rp250 ribu.

 

Walhi Aceh menyatakan putusan PTTUN tersebut merupakan kemenangan bagi rakyat Aceh, Indonesia, bahkan international yang selama ini mendukung penuh upaya penyelamatan dan perlindungan kawasan hutan gambut Rawa Tripa.

 

“Ini juga sebagai bentuk apresiasi yang tinggi atas perjuangan bersama, terutama masyarakat yang mendiami lebih dari 21 gampong (desa) di sekitar Rawa Tripa,” ujar Teuku Muhammad Zulfikar, Direktur Eksekutif Walhi Aceh dalam siaran pers kepada Okezone.

 

Keputusan itu dinilai menjadi bukti bahwa penegakan hukum atas upaya penyelamatan lingkungan menjadi sesuatu yang sangat berharga, diharapkan menjadi sebuah momentum dalam penegakan hukum secara lebih luas.

 

Gubernur Aceh Zaini Abdullah diminta segera menidaklanjuti keputusan PTTUN untuk mencabut izin usaha PT Kalista Alam. “Selain itu, Gubernur Aceh juga diharapkan dapat segera mengevaluasi seluruh izin usaha perkebunan berbagai perusahaan di kawasan Rawa Tripa yang disinyalir banyak bermasalah,” ujar Zulfikar.

 

Rawa Tripa merupakan kawasan gambut yang menyimpan keragaman hayati dan menampung antara 50 dan 100 ton karbon untuk kehidupan manusia di dunia. Namun, rawa seluas sekira 61.803 hektare yang terletak di pantai barat Provinsi Aceh itu kini diambang kehancuran akibat maraknya pembakaran dan pembukaan kebun sawit.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini