Share

"Nyalon Rektor UI Lagi, Bukan Urusan Kalah Menang!"

Marieska Harya Virdhani, Okezone · Senin 10 September 2012 10:01 WIB
https: img.okezone.com content 2012 09 10 373 687472 idsHaw3LuS.jpg Gumilar Rusliwa Somantri (Foto: Rifa Nadia/Okezone)

DEPOK – Rektor Universitas Indonesia (UI) periode 2007-2012 Gumilar Rusliwa Somantri maju kembali dalam pemilihan rektor. Dia sudah memenuhi persyaratan administrasi yang diajukan melalui website resmi pemilihan rektor UI di hari terakhir pendaftaran, Jumat pekan lalu.

Gumilar berkata, seorang pemimpin harus memiliki jiwa yang jujur, berani dan tegas. Di UI, kata dia, sifat itu tak hanya harus dimiliki rektor, tetapi hadir di berbagai layer. Tak hanya rektor, tapi juga wakil rektor, dan dekan.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

Bicara soal peluang, lanjutnya, Gumilar mengaku hanya mencoba ikhtiar. Dia mengklaim, tidak akan sakit hati jika nantinya tidak terpilih. "Peluangnya wajib ikhtiar, tapi selebihnya terserah Rab Yang Maha Tinggi. Tak usah sakit hati, ini bukan soal menang dan kalah. Perkara menang dan kalah urusan Tuhan Yang Maha Tinggi," tegasnya kepada wartawan di kediamannya di Depok, belum lama ini.

Selanjutnya, setiap bakal calon rektor akan melakukan cyber campaign. Gumilar meminta agar masyarakat mengunduh makalah yang dia sampaikan di website UI. "Ada sembilan sampai 10 program. Berdasarkan pengalaman lima tahun, apa yang harus dilanjutkan diperkuat, soal visi misi UI, berikutnya pencapaian selama lima tahun, banyak hasil spektakuler yang dicapai, lulusan cumlaude sampai 1.300 mahasiswa, 200 lebih jurnal internasional, lebih dari 25 pembangunan, penataan SDM, remunerasi," paparnya.

Kelemahan, kata Gumilar, tentu juga banyak terkait transformasi di UI yang begitu cepat.  "Kelemahan banyak juga, lima tahun ke depan akan digagas. Kelemahan terkait dengan SDM, meskipun remunerasi sudah ada, tapi harus diperluas Career Park SDM di UI. Latihan manajemen dan kepemimpinan di UI. Bagaimana ke depan membangun UI jujur dan punya integritas dibangun secara sistematik," tandasnya.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini