Share

Ketika Sunda dan Jepang "Bertukar" Budaya

Fariz A Sudrajat, Okezone · Senin 10 September 2012 12:44 WIB
https: img.okezone.com content 2012 09 10 373 687590 hbeyjxrRbG.jpg Peserta lomba Costplaydi Hamamatsu Culture Festival 2012. (Foto: dok. Unpad)

BANDUNG - Keunikan tokoh-tokoh kartun Jepang sudah menjadi sorotan anak muda di Tanah Air. Sebut saja, tokoh nan jenaka Shincan, tokoh nan gagah berani Goku (Dragon Ball), dan tokoh pahlawan nan cantik jelita Sailor Moon. Selain karakternya, keunikan kostum dari tokoh kartun tersebut juga menyedot perhatian yang cukup besar.

Fenomena ini juga menjadi sorotan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Padjajaran (Unpad). Keberadaan tokoh-tokoh anime Negeri Sakura dihadirkan melalui acara Bandung-Hamamatsu Culture Festival 2012. Perhelatan tahunan ini digelar di Aula Pusat Studi Bahasa Jepang (PSBJ) kampus Unpad, Jatinangor. Agenda ini sekaligus menjadi bentuk jalinan persahabatan antara Indonesia dan Jepang untuk mengetahui serta memahami budaya satu sama lain.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

"Acara ini mencoba untuk mendekatkan orang Jepang, supaya tahu kultur Sunda itu seperti apa, dan kita juga mengupayakan agar orang Indonesia khususnya Sunda mengetahui budaya Jepang yang kali ini diwakili budaya Hamamatsu," ujar Ketua Perhimpunan Alumni dari Jepang (Persada) Jawa Barat, Dr. Agus Suherman Suryadimulya, M.A., seperti dinukil dari laman Unpad, Senin (10/9/2012).

Salah satu kegiatan festival ini adalah lomba adu unik busana tokoh anime Jepang atau Costume Play (Costplay). Aula PSBJ Unpad pun semarak dengan kehadiran Jin Kura-Kura dari anime Dragon Ball, Sailor Moon, dan tokoh anime lainnya. Di sisi lain, pihak penyelenggara juga mengadakan perlombaan yang mengandung unsur Indonesia yang dikombinasikan oleh kebudayaan Jepang, yakni balap kelereng dengan menggunakan Sumpit. Unik bukan?

Agar lebih seru, digelar juga lomba pidato dengan menggunakan  bahasa Jepang. Lomba kali ini disasarkan kepada pelajar SMA. Asyiknya, tiket ke Negeri Matahari Terbit pun disediakan untuk para pemenang lomba pidato tersebut.

Duta besar Jepang untuk Indonesia yang diwakili oleh Mr. Kawai berkata, acara ini dapat mejalin serta menjaga hubungan baik antarkedua negera. "Saya berharap, festival ini dapat menjadi jembatan persahabatan yang kukuh antara Indonesia dan Jepang," imbuhnya.

Selain lomba costplay dan lomba yang memadukan etnik Jepang-Indonesia, Bandung-Hamamatsu Culture Festival kali ini juga kembali memberikan beasiswa kepada 39 siswa sekolah yang terdiri atas 23 siswa SD dan 16 siswa SMP.  Tidak hanya itu, para pengunjung Hamamatsu atau anggota Lembaga Persahabatan Indonesia-Hamamatsu (LPIH) juga memberikan sumbangan pendidikan kepada anak SD dan SMP yang kurang mampu.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini