Share

Biolog Berperan dalam Pembangunan

Rifa Nadia Nurfuadah, Okezone · Sabtu 15 September 2012 16:03 WIB
https: img.okezone.com content 2012 09 15 373 690295 xi3kX5KlEt.jpg Guru Besar Fakultas Biologi Unsoed Prof. Rubianto Wisman. (Foto: dok. Unsoed)

JAKARTA - Pembangunan di Tanah Air sejatinya juga dipengaruhi oleh ekosistem hayati. Di sinilah letak peran para biolog.

Menurut Guru Besar Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Prof. Rubianto Wisman, Indonesia adalah pusat mega biodiversitas dunia. "Karena 17 persen spesies dunia ada di Indonesia itulah maka biolog punya peran vital dalam proses pembangunan di Indonesia," kata Rubi, seperti dikutip dari laman Unsoed, Sabtu (15/9/2012).

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Meski demikian, Rubi menyayangkan inovasi dan daya saing bangsa yang masih minim di tengah melimpahnya sumber daya hayati Indonesia. Dia bertutur, global competitiveness index (GCI) Indonesia berada pada peringkat 54 dari 131 negara. Selain itu, indeks kinerja industri kompetitif Indonesia ada di posisi 38 dari 93 negara, sementara indeks kemampuan berinovasi Indonesia ada di peringkat 87 dari 117 negara. Bahkan, dalam knowledge economy, indeks Tanah Air jauh tertinggal dibandingkan negara-negara ASEAN.

Kondisi ini, kata Rubi, menunjukkan betapa Indonesia membutuhkan generasi muda yang dinamis dan mau bekerja keras, tidak terkecuali para biolog muda yang cekatan untuk mengangkat Indonesia menjadi benar-benar bangsa yang besar.

Dia berharap, penguasaan para biolog muda dalam bidang botani, zoologi, mikrobiologi, hingga bioteknologi dapat menjadi penyingkap potensi sumberdaya alam yang ada untuk dimanfaatkan bagi kesejahteraan bangsa.

"Terus gali potensi sumber daya yang tersedia, kuasai ilmu pengetahuan, jadilah raja di negeri sendiri danย  jangan sampai kekayaan ini diambil oleh negeri asing," tegasnya.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini