Share

Lindungi Ekositem Pesisir Laut, Unhas Gandeng Jerman

(koran Sindo), Koran SI · Senin 17 September 2012 10:03 WIB
https: img.okezone.com content 2012 09 17 373 690778 wZ4ZMlQAJE.jpg Ilustrasi : ist.

UNIVERSITAS Hasanuddin (Unhas) Makassar bekerja sama dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dan Center for Tropical Marine Ecology University of Bremen, Jerman menggelar studi tentang perlindungan ekosistem pesisir laut Indonesia atau Science for the Protection Indonesian Coastal Ecosystem (SPICE).

Kegiatan tersebut digelar di Kampus Unhas Tamalanrea dan akan berlangsung hingga 24 Sepetember mendatang. Unhas akan diwakili dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Unhas, Pusat Penelitian, dan Pengembangan Laut, Pesisir, dan Pulau-Pulau Kecil (Puslitbang) Unhas, sementara Jerman sudah mengirimkan 10 utusannya.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Dalam kunjungannya, salah satu perwakilan tim dari Jerman Dr. Sebastian Ferse mengungkapkan, kedatangannya beserta rombongan untuk menyukseskan program kolaborasi riset SPICE yang akan memperkenalkan sampling design penelitian. “Kami juga akan mendiskusikan riset kolaborasi tersebut melalui ekspedisi bersama yang baru pertama kali dilakukan, dan Pulau Barang Lompo menjadi rencana destinasi riset dalam ekspedisi lapangan tersebut,” papar Sebastian.

Luas hutan mangrove (bakau) yang tersisa saat ini 22.353 Ha atau hanya 19,85 persen dari luas hutan mangrove 112.577 Ha pada tahun 80-an. Kerusakan yang sama terus berlangsung pada ekosistem padang lamun dan terumbu karang yang tersisa dalam kondisi baik hanya 20 persen dari total terumbu karang Sulawsi Selatan (Sulsel).

Direktorat Pengkajian Ilmu Kelautan Deputi Bidang Pengkajian Ilmu Dasar dan Terapan BPP Teknologi Dedy Yaniharto mengatakan, aktivitas budidaya secara berlebihan akan menimbulkan dampak negatif dari limbah yang dihasilkan terhadap keseimbangan ekosistem perairan laut dan pantai secara menyeluruh. (herni amir)

(mrg)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini