Share

Ingin Tampil Prima, ITS Curi Start Hadapi Pimnas XXVI

Margaret Puspitarini, Okezone · Senin 17 September 2012 12:05 WIB
https: img.okezone.com content 2012 09 17 373 690813 zw6ZXuWUcW.jpg Ilustrasi : ist.

JAKARTA - Turun peringkat di Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) XXV lalu membuat Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mempersiapkan diri lebih awal. Gerakan 5.000 mahasiswa ITS pembuat Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) telah digulirkan guna mengawali langkah ITS menuju Pimnas yang akan datang.  

Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Badan Ekesekutif Mahasiswa (BEM ) ITS Dhanar Such Rufi Fajri mengatakan, ITS tidak bisa lagi santai dalam meyongsong Pimnas yang akan datang. ''Harus curi start, walaupun saat ini pedoman pelaksanaan PKM untuk Pimnas XXVI masih belum keluar,'' ujar Dhanar, seperti dilansir dari ITS Online, Senin (17/9/2012).

 

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Dhanar menjelaskan, euforia untuk membuat PKM dan menjadi juara di Pimnas kini telah banyak terjadi di kampus-kampus besar di Indonesia. Oleh karena itu, ITS harus lebih cepat dan sigap dalam mempersiapkan diri sehingga dapat mempertahankan posisi ITS di zona tiga besar yang sekaligus berpeluang menjadi juara umum. ''Hasil dari PimnasXXV lalu telah membuat banyak perguruan tinggi bersikap lebih serius untuk Pimnas XXVI,'' ungkapnya.

 

Salah satu contohnya adalah Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta yang turun drastis ke posisi sembilan di Pimnas lalu. Menurut Dhanar, hal itu akan membuat UGM melakukan pembenahan besar untuk menjadi lebih baik.

 

Tidak hanya UGM, Dhanar juga menyebutkan sejumlah perguruan tinggi lain yang dapat dikatakan sebagai rival dalam Pimnas. Sebut saja Universiatas Airlangga (Unair) Surabaya, Universitas Brawijaya (UB) Malang, dan Institut Pertanian Bogor (IPB) yang pada Pimnas lalu sempat menduduki posisi teratas. ''Bahkan Universitas Indonesia (UI) kini juga sebagai kuda hitam baru. Mereka tidak bisa diremehkan,'' papar Dhanar.

 

Oleh karena itu, untuk memanaskan kembali iklim PKM di ITS setelah libur akademik, Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) BEM ITS kini bergerak cepat. ''Salah satunya, BEM mulai memperkenalkan Gerakan Mahasiswa ITS Pembuat 5000 PKM dalam kegiatan ITS Goes to PKM,'' katanya menjelaskan.

 

Mahasiswa Teknik Sipil ini mengungkapkan, target pelakanaan PKM di ITS kali ini memang berbeda. BEM ITS tidak menargetkan jumlah proposal, melainkan jumlah mahasiswa yang terlibat dalam pembuatan PKM. ''Semakin banyak mahasiswa yang terlibat, semakin banyak mahasiswa yang memberi karya bermanfaatnya untuk sekitar,'' pungkasnya.

(mrg)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini