Share

50 Mahasiswa se-ASEAN Belajar Jadi Diplomat yang Baik

Fariz A Sudrajat, Okezone · Selasa 18 September 2012 19:38 WIB
https: img.okezone.com content 2012 09 18 373 691726 gE4lUMm6xF.jpg Foto : Fariz A Sudrajat/Okezone

JAKARTA - Sebagai pilar bangsa mahasiswa diharapkan dapat mewujudkan tujuan negara Indonesia yang tertuang dalam Undang-Undang Dasar (UUD). Untuk itu, para generasi muda harus memiliki daya saing yang kuat untuk membawa nama diri pribadi ataupun membawa nama negara di kancah nasional maupun internasional.  

CIMB Young Leaders ASEAN Summit 2012 menjadi salah satu sarana bagi kawula muda untuk mengenal lebih dekat negara lain di segala bidang kehidupan. Sebanyak 50 peserta yang mewakili 10 negara ASEAN memperoleh kesempatan, untuk bertukar pandangan dan gagasan, serta membentuk hubungan persaudaraan yang kuat.

 

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

"Mereka di sana berdebat membicarakan roda perekonomian yang terus bergulir dan diharapkan calon pemimpin bangsa dari setiap negara yang berbeda bisa menjaga tali persilaturahmian serta membawa nama negaranya ke ekonomi yang maju," ujar Chief Executive CIMB Group Dato Sri Nazir Razak-Group dalam press conference yang digelar di Gedung KTT, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (18/9/2012).

 

Razak menjelaskan, meski berdebat, para peserta tetap saling peduli. "Hal ini yang mendasari, meskipun setiap negara bersaing di bidang ekonomi, tetapi negara tersebut harus saling peduli terhadap sesama apalagi di bidang sosial," paparnya.

 

Mengusung tema "Generasi mendatang:kepemimpinan dan Inovasi untuk ASEAN yang baru" Razak berharap, para mahasiswa dapat membahas isu-isu terkini yang dihadapi para pemimpin ASEAN. "Diharapkan mahasiswa yang dikirim dapat berdiplomasi dengan baik, karena diplomat yang baik tidak hanya pandai bersilat lidah, tapi juga harus tahu bagaimana cara memajukan suatu negara," imbuhnya.

(mrg)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini