Share

Mahasiswa FK UGM Luncurkan 185 Rumah Bebas Asap Rokok

Margaret Puspitarini, Okezone · Rabu 19 September 2012 18:06 WIB
https: img.okezone.com content 2012 09 19 373 692140 85uMWKCcYo.jpg Foto : UGM

JAKARTA - Asap rokok memiliki efek berbahaya bagi kesehatan tidak hanya bagi si perokok tapi juga orang-orang di sekeliling mereka. Berdasarkan kepedulian tersebut, mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pun mendeklarasikan Rumah Bebas Asap Rokok di dusun Kemloko, Desa Srimartani, Piyungan, Bantul.

Tidak tanggung-tanggung, mereka mendeklarasian 185 rumah bebas asap rokok dengan menunjuk 14 kader yang ditugaskan untuk mengawasi rumah-rumah tersebut. Anggota Departemen Sosial Masyarakat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FK UGM Dyah Ratna Ningrum menyebut, program perintisan rumah bebas asap rokok dimaksudkan untuk mengajak para perokok untuk tidak merokok di sembarang tempat, khususnya di dalam rumah dan pertemuan warga. Bahkan mereka juga diajak untuk tidak merokok di dekat ibu hamil dan anak-anak.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

“Tidak dekat ibu hamil dan anak-anak. Soalnya anak-anak dalam proses pertumbuhan sehingga mereka berisiko kena penyakit. Kalau di dekat ibu hamil kasihan kesehatan janinnya,” kata Dyah, seperti dilansir dari laman UGM, Rabu (19/9/2012).

Ketidaktahuan masyarakat terhadap bahaya asap rokok, ujar Dyah, membuat mereka merokok di dekat ibu hamil dan anak-anak yang ada di dalam rumah. Bagi mereka yang ingin tetap merokok diminta untuk merokok di luar rumah. “Mereka boleh merokok tapi di luar rumah,” ujarnya.

Kepala Desa Srimartani Mulyana menuturkan, perintisan rumah bebas asap rokok merupakan program perdana. Dia berharap program ini bisa berlanjut dan diikuti oleh pedukuhan yang lain. “Di Desa Srimartani, masih ada sekira 4.500 Kepala Keluarga (KK),” tutur Sri.

Sementara itu, salah satu mahasiswa FK lainnya Adam Fathony menambahkan, program ini akan dievaluasi setiap dua bulan. Selanjutnya, para kader akan berkonsultasi dan melaporkan perkembangan dari masing-masing rumah.

(mrg)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini