Image

Keluarga Budiono Ngamuk Kejar Jaksa di Pengadilan

Hana Purwadi, Jurnalis · Selasa 09 Oktober 2012, 16:17 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2012 10 09 521 701381

PROBOLINGGO - Sidang kasus dugaan kepemilikan sabu dengan terdakwa seorang tukang ojek di Kota Probolinggo, Jawa Timur, Budiono (47), kembali digelar hari ini. Sidang di PN Kota Probolinggo hari ini beragenda pembacaan pledoi.

Kericuhan terjadi karena jaksa penuntut umum (JPU), Sugianto, menyatakan tetap pada tuntutan awal yakni menghukum terdakwa empat tahun penjara.

Keluarga Budiono berusaha mengejar jaksa hingga pagar pembatas antara arena sidang dan pengunjung roboh. Keluarga menganggap jaksa berpihak kepada polisi.

“Saya tidak terima, putusan itu penuh rekayasa,” tutur Sumiyati, kakak terdakwa, Selasa (9/10/2012).

Kemarahan keluarga terdakwa reda setelah satu SSK petugas Polresta Probolinggo dikerahkan ke pengadilan.

Keluarga Budiono tetap mengancam akan mengejar jaksa pada sidang yang akan digelar dua pekan mendatang. Mereka juga meminta polisi yang menjebak Budiono dihukum.

Sekadar diketahui, kejadian ini berawal ketika Budiono ditangkap petugas Satnarkoba Polresta Probolinggo di kamar 102 Hotel Tampiarto pada 7 Juli 2012 lalu. Dia didakwa membawa sabu seberat 1,7 gram.

Sebelum ditangkap, terdakwa mangkal di kawasan Terminal Bayuangga. Saat itu, Budiono dimintai tolong oleh seseorang untuk mengantar bungkusan ke Hotel Tampiarto. Ketika sampai di hotel, terdakwa malah ditangkap oleh polisi. Barang yang dibawanya itu ternyata sabu.

Kasat Narkoba Polresta Probolinggo, AKP Logo Tadu, membantah ada rekayasa dalam penangkapan Budiono. Menurutnya, polisi sudah memenuhi standar prosedur untuk menangkap seseorang yang diduga terlibat tindakan kriminal.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini