Share

Wuih, Bahasa Indonesia Jadi Mata Kuliah di Maroko

Rifa Nadia Nurfuadah, Okezone · Rabu 10 Oktober 2012 13:02 WIB
https: img.okezone.com content 2012 10 10 373 701816 OuMvNI9ONu.jpg Seremoni pembukaan pengajaran bahasa Indonesia di Universitas Mohamed V, Maroko. (Foto: Kedubes RI di Maroko)

JAKARTA - Mahasiswa Maroko kini bisa mempelajari Bahasa Indonesia langsung di kampus mereka. Mulai Oktober ini, Bahasa Indonesia menjadi mata kuliah bahasa pilihan yang bisa diambil para mahasiswa Universitas Mohamed V, Maroko.

Kelas Bahasa Indonesia di Universitas Mohamed V, Maroko, ini terselenggara berkat kerjasama dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Pada pembukaan secara resmi pengajaran Bahasa Indonesia di Maroko, Duta Besar Indonesia untuk Maroko Tosari Widjaja berkata, kedekatan hubungan antara Indonesia dengan Maroko menjadi landasan bagi kedua negara untuk memperkuat hubungan di berbagai bidang. Penguasaan bahasa, kata Tohari, merupakan faktor penting dalam peningkatan hubungan bilateral Indonesia-Maroko.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

"Dalam kaitan ini, saya mengajak masyarakat Maroko pada umumnya dan mahasiswa-mahasiswi Maroko pada khususnya untuk dapat mempelajari dan mendalami lebih lanjut Bahasa Indonesia. Dengan belajar bahasa Indonesia, Anda akan banyak mengenal dan mengetahui tentang Indonesia," ujar Tohari, seperti dikutip dari keterangan tertulisnya kepada Okezone, Rabu (10/10/2012).

Menurut Rektor Universitas Mohamed V, pembukaan pengajaran Bahasa Indonesia di kampusnya akan dapat meningkatkan hubungan Maroko-Indonesia di berbagai bidang khususnya bidang pendidikan. Selain itu, animo masyarakat Maroko untuk mengenal lebih lanjut budaya Indonesia pun akan terdongkrak.

Perkuliahan pembelajaran bahasa Indonesia di Universitas Mohamed V, Maroko, akan dimulai pada 15 Oktober mendatang. Staf pengajar dari UNJ pun didatangkan ke Maroko untuk mengampu mata kuliah dengan beban empat SKS tersebut. Selain Bahasa Indonesia, mahasiswa Universitas Mohamed V, Maroko, juga dapat memilih bahasa China, Jepang, Korea, Urdhu, dan Turki sebagai mata kuliah pendamping.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini