Share

Baru Deklarasikan Anti Kekerasan, Eh Unpam Chaos

Pebrianto Eko Wicaksono, Okezone · Sabtu 20 Oktober 2012 15:54 WIB
https: img.okezone.com content 2012 10 20 417 706844 q0TvAJZw5q.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone)

JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) baru saja mengajak kalangan perguruan tinggi untuk mengurangi maraknya tindak kekerasan di kalangan kampus. Namun, rupanya itu belum membuahkan hasil.  

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh mengaku, setelah terbitnya deklarasi Anti Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi pada Senin 15 Oktober lalu, masih saja dijumpai aksi kekerasan  di kalangan mahasiswa.

 

"Deklarasi tersebut untuk mengurangi bukan menghilangkan tawuran," ujar M Nuh kepada Okezone saat menghadiri Temu Akbar Alumni Tenik Elektro Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, di Hotel Sahid, Jakarta, Sabtu (20/10/2012).

 

M Nuh mengakui, tawuran atau tindak kekerasan di kalangan Mahasiswa tidak bisa terdeketeksi. Oleh sebab itu para dosen Univesitas se-Indonesia melakukan dekelarasi anti tawuran. "Bayangkan ada deklarasi saja masih tawuran, apalagi dibiarkan?" tuturnya.

 

Menurut Nuh, untuk mencegah aksi tawuran terjadi lagi pihak rektorat tidak hanya sekedar melakukan deklarasi, tapi harus ada tidakan agar hal tersebut tidak terulang kembali.

 

"Memang deklarasi itu ketekadan kita. Tapi itu tidak cukup, harus terus dicegah. Minimal berkurang, insyaallah lah dengan tekad itu secara sitematik akan bekurang," tutup Nuh.

(mrg)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini