Share

Ketua BPK: Menpora Lakukan Pembiaran di Proyek Hambalang

Tegar Arief Fadly, Okezone · Rabu 31 Oktober 2012 15:28 WIB
https: img.okezone.com content 2012 10 31 339 711705 l8RvRJKSAH.jpg Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA - Nama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng tidak disebutkan secara jelas di dalam laporan hasil pemeriksaan investigasi tahap I, atas pembangunan Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang.

Dalam laporannya, yang disebutkan hanyalah Menpora, tanpa menulis nama Andi Mallarangeng. Data dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) hanya menyebutkan bahwa Menpora diduga melakukan kesalahan terkait permohonan pengajuan kontrak tahun jamak.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Dimana Ses. (Sekretaris) Kemenpora menandatangani surat permohonan persetujuan kontrak tahun jamak tanpa memperoleh pendelegasian dari Menpora, sehingga diduga melanggar PMK 56/PMK.02/2010.

Alhasil, Badan pemeriksa Keuangan (BPK) menganggap Menpora diduga membiarkan Ses.Kemenpora melaksanakan wewenang Menpora dan tidak melaksanakan pengendalian dan pengawasan sebagaimana dimaksud PP 60 Tahun 2008.

Keputusan ini jelas sangat mengejutkan. Pasalnya, dengan nilai proyek yang besar, seharusnya yang melakukan penandatanganan adalah Menteri yang bersangkutan secara langsung.

Ketua BPK Hadi Poernomo saat dimintai konfirmasi oleh wartawan hanya mengatakan bahwa memang diduga Menpora melakukan pembiaran. Bahkan Hadi mengaku jika pihaknya pernah melontarkan pertanyaan terkait hal itu ke Menpora secara langsung.

Namun yang menjadi aneh, Menpora tidak menjelaskan secara rinci terkait penandanganan yang dilakukan oleh Ses.Kemenpora tersebut.

"Penyimpangan berarti ada pembiaran. Saudara Menpora waktu ditanya dia jawab, saya tidak tahu," kata Hadi saat ditemui wartawan usai menggelar pertemuan dengan pimpinan DPR, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (31/10/2012).

Saat dimintai keterangan lebih lanjut terkait apakah dugaan adanya kerugian negara dalam proyek tersebut apakah disebabkan oleh pembiaran yang dilakukan oleh Menpora, Hadi enggan untuk berkomentar.

(ydh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini