Image

Tumpeng Terbalik, Potret Pejabat Rakus

Hari Istiawan, Jurnalis · Kamis 08 November 2012, 17:07 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2012 11 08 373 715710 3xFRNaZuSk.jpg Kenduri terbalik karya Panimin. (Foto: Hari Istiawan/Okezone)

MALANG - Sekira 100 patung seukuran pergelangan tangan dan terbuat dari keramik nampak mengerubuti bambu yang berbentuk tumpeng. Namun tumpeng tersebut terbalik alias pucuk tumpengnya berada di bawah. Ada sekira 10 tumpeng yang terbalik mulai dari ukuran tumpeng kecil, sedang, hingga besar.

Pembuat karya seni kriya ini memang sengaja membuatnya terbalik dan diberi judul "Kenduri Tumpeng Terbalik". Karya tersebut merupakan gambaran fenomena masyarakat sekarang yang menurutnya telah mengkhianati nilai keagungan tumpeng.

"Penerapan kenduri dengan tumpeng saat ini hanya klise," kata Panimin, di sela-sela acara Pameran Seni dan Rupa tingkat Nasional, di Universitas Negeri Malang (UM), Kamis (8/11/2012)

Menurutnya, dalam kehidupan nyata saat ini telah terjadi pengkhianatan terhadap nilai keagungan tumpeng yang sarat akan nilai-nilai kebersamaan. Pembagian tumpeng seyogianya sesuai haknya, "wong agung" selalu mendapat yang paling ujung dan bagiannya kecil, sedangkan orang khalayak bagiannya banyak.

"Sementara dalam kehidupan saat ini kan tidak, wong agung jatahnya lebih banyak, sementara rakyat kecil berebut pucuk tumpeng yang sedikit," kata Ponimin seraya menyebut tidak semua pejabat seperti itu.

Atas realitas itulah, pengajar UNM ini membentuk patung-patung keramiknya layaknya orang berkelahi yang sedang memperebutkan bagian atau jatah pucuk tumpeng.

Selain karya fenomenal alumnus Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta ini, juga dipamerkan karya mahasiswa UNM, ISI, serta karya dosen dan alumni ISI. Pameran bertajuk "Sign and Mind Academic Art Fair 2012" ini merupakan agenda tahunan ISI untuk menggelar pameran secara berkeliling dari satu kota ke kota lainnya.

Ketua Pelaksana Pameran, Fenny Rochbeind, mengatakan, pameran karya kolaborasi ISI dan UNM ini merupakan yang pertama kali digelar dan antusiasme pengunjung sangat luar biasa. "Ada ribuan pengunjung saat pembukaan pameran 6 November lalu," katanya.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini