Share

Insinyur RI Digaji Rp6 Juta, di Malaysia Dihargai Rp80 Jt

Rani Hardjanti, Okezone · Kamis 22 November 2012 08:34 WIB
https: img.okezone.com content 2012 11 22 373 721550 JQpIO4ao5w.jpg ilustrasi : anbusivam

JAKARTA - Bagaikan langit dan bumi, demikianlah kiasan yang pas untuk menggambarkan penghargaan para insinyur di Indonesia. Rendahnya penghargaan, membuat para insinyur bertitel tersebut memilih bekerja di negeri rantau ketimbang di Tanah Air.

Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Said Didu menyebutkan, fakta di lapangan menyebutkan, gaji insinyur di Malaysia dan Singapura mencapai Rp80 juta per bulan. Sementara di Jepang angkanya lebih fantastis, mencapai Rp150 juta sampai Rp180 juta per bulan. "Di Indonesia insinyur berstatus PNS hanya Rp6 juta. Itu dengan catatan kalau renemurasi disahkan," ujar Said Didu saat berbincang dengan Okezone, di Jakarta, Rabu 21 November kemarin.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Said pun bercerita, para insinyur yang sedang menimba ilmu atau bekerja di luar negeri sebagai engineering, banyak yang menanyakan perkembangan kondisi di Indonesia kepada dirinya.

"Banyak teman-temannya yang bekerja di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), yang sedang pendidikan atau memang teman saya yang bekerja di luar negeri menanyakan ke saya, baiknya bagaimana, kerja di sana atau kembali ke Indonesia," tutur mantan Sesmeneg BUMN ini.

Lalu, Said dengan blakblakan menganjurkan untuk tetap bekerja di sana. "Lah iya dong, kalau kerja di sini apresiasinya cuma sedikit, sementara dia punya keluarga," ujar Said.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini