Share

Insinyur RI 2 Kali Hengkang Besar-besaran

Rani Hardjanti, Okezone · Kamis 22 November 2012 10:42 WIB
https: img.okezone.com content 2012 11 22 373 721625 JzYXgh41M7.jpg Foto: Dok Okezone.com

JAKARTA - Punahnya para pemilik gelar insinyur di Indonesia merupakan buntut panjang dari hengkangnya para ahli engineering ke luar negeri. Mereka angkat kaki dalam dua gelombang besar.

Menurut Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia Said Didu, mereka eksodus besar-besaran pada saat lahirnya Orde Baru. Pada era Bung Karno, beberapa pelajar sengaja disekolahkan di beberapa negara. Mereka dikirim dengan alasan Indonesia membutuhkan tenaga engineering untuk membangun bangsa. "Mereka ada yang dikirim antara lain Jerman dan Jepang, serta wilayah blok Timur, Rusian," cerita Said Didu.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Namun, begitu Presiden Soeharto naik tahta salah satu siswa yang disekolahkan, yakni BJ Habibie, dipanggil pulang ke Indonesia untuk mengembangkan pesawat terbang. "Hanya dia. Sementara yang dari Blok Timur tidak ada yang dipulangkan. Mereka tidak pulang karena lahan engineering memang sengaja ditutup," tutur insinyur jebolan Institut Pertanian Bogor (IPB).

Gelombang hengkangnya para insinyur yang kedua, lanjut Said adalah pada saat lahirnya Era Reformasi. "Pada saat itu, BPPT 'dimatikan'. Menristek saat itu, malah meminta BPPT meneliti jin hantu," beber Said.

Dengan situai seperti itu, banyak para ahli engineering Indonesia yang memilih untuk bekerja di luar negeri, di mana pemikiran dan keahliannya diberdayakan.

Padahal, lanjut Said, Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam (SDA). Kekayaan alam bisa diolah para ahli engineering untuk kemajuan bangsa. Tapi nyatanya, semua ahli didatangkan justru dari luar negeri.

"Padahal, kalau insinyur kita diberdayakan, tinggal di Indonesia itu akan nyaman dan murah," ujar dia. "Tapi, Indonesia itu jadi negara pedagang. Jadi makanya, rakyat Indonesia kebanyakan jadi pembeli," imbuh pria berkacamata tersebut.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini