Share

Krisis Insinyur, karena Institut Teknik Sedikit

Herdiyanti Rohana, Okezone · Jum'at 23 November 2012 18:07 WIB
https: img.okezone.com content 2012 11 23 373 722440 JM0VbVurXt.jpg Ilustrasi : Reuters

JAKARTA - Masa depan mahasiswa lulusan Sarjana Teknik yang akrab disebut insinyur kembali dipertanyakan. Keberadaan insinyur di Tanah Air yang semakin menurun diakibatkan oleh berbagai faktor. Mulai dari kurangnya penghargaan negara terhadap para insinyur hingga ketidakjelasan profesi insinyur yang hendaknya diatur dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Keinsinyuran.  

Beragam tanggapan dilontarkan para mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya yang hadir dalam kegiatan yang digelar Ikatan Alumni (IKA) ITS terkait nasib para insinyur di Indonesia. Salah satunya adalah Tian, mahasiswa semester lima Jurusan Teknik Kelautan. Dia mengungkapkan, insinyur di Indonesia mungkin berkurang tetapi jumlah sarjana teknik cukup banyak.

 

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

"Dulu orang teknik memiliki gelar insinyur. Namun saat gelar insinyur di Indonesia diganti sarjana, orang yang dulu membayangkan menjadi insinyur berubah haluan ke bidang lain. Mungkin karena jumlah institut teknik sedikit, jadi output insinyur pun tidak sebanyak sarjana lainnya," ujar Tian kepada Okezone di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Jumat (23/11/2012).

 

Pendapat berbeda dilontarkan oleh mahasiswa Jurusan Statistika ITS, Arinda. Menurutnya, jumlah insinyur di Indonesia berkurang karena penghargaan terhadap insinyur kurang. Bahkan, profesi insinyur tidak disahkan dalam Undang-Undang (UU).

 

"Banyak calon insinyur yang  berkompeten di Indonesia, termasuk mahasiswa yang hadir di sini. Sayang sekali apabila para calon insinyur ini membaktikan jasanya di luar negeri karena profesinya kurang dihargai di negeri sendiri," tutur Arinda.

 

Seminar bertema Meningkatkan Daya Saing Bisnis dan Industri Nasional untuk Kedaulatan Ekonomi Bangsa itu merupakan besutan Ikatan Alumni (IKA) ITS. Sejumlah para alumni dari berbagai jurusan dan angkatan tampak memenuhi ruangan acara. Tidak hanya alumni, terdapat sekira 200 mahasiswa ITS yang melalui proses seleksi terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut.

(mrg)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini