Share

Kasus Perselingkuhan dan Korupsi Warnai Reshuffle Kabinet SBY

Susi Fatimah, Okezone · Minggu 09 Desember 2012 10:40 WIB
https: img.okezone.com content 2012 12 09 339 729510 de7y0iDKEJ.jpg Presiden SBY (Foto: Abror Rizki/Rumgapres)

JAKARTA - Sejak terpilih menjadi Presiden di Pemilihan Presiden 2004 dan terpilih kembali pada Pilpres 2009, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah berkali-kali merombak susunan menterinya yang tergabung dalam Kabinet Indonesia Bersatu jilid I dan II.

Skandal perselingkuhan, sakit, hingga kasus korupsi menjadi alasan SBY melakukan reshuffle terhadap sejumlah menterinya. Setidaknya terdapat tiga pembantu Presiden yang dicopot lantaran menjalin cinta terlarang yang kisahnya tercium media massa. Mereka adalah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Darwin Zahedy Saleh, Menteri Perhubungan Freddy Numberi, dan Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa.

Follow Berita Okezone di Google News

Diawali pada September 2010 lalu, Freddy Numberi dikabarkan menjalin hubungan dengan salah seorang wartawati berinisial RR. Bahkan, istri Freddy, Anni Numberi, sempat mengadukan hal tersebut kepada Ibu Negara, Kristiani Herawati Yudhoyono. Perselingkuhan Freddy pertama kali terkuak saat salah sebuah media online menuliskan pengakuan istri Freddy secara gamblang terkait perselingkuhan suaminya.

Berdasarkan catatan Okezone, Freddy bukanlah menteri pertama yang digosipkan selingkuh. Satu bulan sebelumnya, berembus kabar bahwa Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh tengah menjalin hubungan khusus dengan sekretaris pribadinya berinisial D. Namun, hal ini dibantah keras oleh Darwin. Sayang, kabar tersebut sudah tersebar kepada banyak pihak terutama di lingkungan Kementerian ESDM. Akibat pemberitaan tersebut, D diketahui sudah mengundurkan diri dari jabatanya tanpa alasan yang jelas. Tak lama setelah itu, Darwin dicopot dan digantikan oleh Jero Wacik. Tapi lagi-lagi tidak diketahui apakah pencopotan itu terkait skandal cinta dengan D.

Menteri yang terlibat kisah perselingkuhan kembali terjadi, kali ini adalah Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa. Istri Suharso, Carolina Kaluku, dikabarkan menggugat cerai suaminya ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan, karena tudingan selingkuh dengan wanita bernama Nurhayati Effendi. Akibat pemberitaan yang masif, Suharso memilih untuk mengundurkan diri dari jabatanya. SBY memilih rekan satu partai Suharso yaitu Djan Faridz sebagai penggantinya. Saat serah terima jabatan (sertijab) di Kantor Kemenpera pada Oktober 2011 lalu, Suharso tak didampingi Carolina, melainkan oleh istri barunya, lantaran sang mantan istri dikabarkan sakit.

Selanjutnya, Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih yang divonis mengidap kanker paru sejak Oktober 2010. Sejak saat itu dia telah menjalani pengobatan baik di dalam negeri dan luar negeri selama kurang lebih satu setengah tahun, dan resmi mengundurkan diri dari jabatanya pada 26 April 2012. Kondisinya terus menurun, hingga akhirnya Tuhan berkehendak lain. Endang meninggal dunia pada 2 Mei 2012 setelah dirawat di RSCM selama satu bulan. SBY memilih Nafsiah Mboi sebagai penggantinya.

Dan terakhir, Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng. Pria berkumis ini mengundurkan diri dari jabatanya pada 7 Desember 2012, satu hari setelah KPK mengumumkan pencegahannya ke luar negeri. Adiknya, Andi Zulkarnain Mallarangeng, juga tidak diizinkan ke luar negeri selama enam bulan ke depan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM atas pemintaan KPK. Hal ini dilakukan menyusul status mantan juru bicara presiden itu sebagai tersangka dalam kasus pembangunan Sport Center di Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

(lam)

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini