Share

Tangkal Katrol Nilai, Kemendikbud Buat Pangkalan Data

Rifa Nadia Nurfuadah, Okezone · Selasa 11 Desember 2012 10:21 WIB
https: img.okezone.com content 2012 12 11 373 730323 mtuZO5tEmy.jpg Ilustrasi: siswa belajar di ruang kelas. (Foto: Heru Haryono/Okezone)

JAKARTA - Keputusan penggunaan sistem satu pintu pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 harus diikuti dengan pola seleksi yang ketat terhadap nilai rapor siswa yang diajukan sekolah. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pun mengklaim, memiliki sistem baru yang akan menangkal kecurangan yang mungkin dilakukan sekolah terhadap nilai para siswanya.

Selama ini, yang menjadi kekhawatiran berbagai pihak adalah potensi sekolah mengatrol nilai untuk dimasukkan dalam basis data Kemendikbud pada jalur undangan SNMPTN 2012 lalu. Tahun ini, Kemendikbud menyiapkan Pangkalan Data Siswa dan Sekolah (PDSS) yang menampung rekam jejak sekolah dan data akademik semua siswa di suatu sekolah. PDSS ini harus diisi Kepala Sekolah sejak semester pertama untuk mencegah kecurangan menjelang pendaftaran SNMPTN 2013.

Follow Berita Okezone di Google News

"Sekolah enggak akan lagi bisa beralasan macam-macam dan memalsukan data karena pengisian PDSS harus dimulai sejak semester pertama. Kemungkinan pengkatrolan nilai pun akan turun," kata Ketua SNMPTN 2013 Akhmaloka dalam acara Launching SNMPTN 2013 di Gedung Kemendikbud, Senayan, Jakarta Selatan, tadi malam.

Nantinya, kata Akhmaloka, data di PDSS tersebut akan menjadi acuan penyeleksian siswa yang mendaftar SNMPTN 2013. Seperti halnya jalur undangan pada SNMPTN lalu, proses seleksi akan dilakukan dengan melihat nilai-nilai siswa peserta dan mempertimbangkan nilai ujian nasional (UN) mereka.

Mendikbud M Nuh mengimbuh, seleksi dengan mempertimbangkan nilai rapor dan UN ini juga merupakan pengakuan jenjang pendidikan tinggi kepada jenjang pendidikan menengah atas. Nuh menyadari, sistem ini menuntut kesiapan sekolah, siswa, dan masyarakat secara umum.

"Bagaimanapun, kita harus siap. Jangan terjebak pada pemikiran akan siap atau tidak," kata Nuh tegas.

Berdasarkan jadwal yang disusun panitia SNMPTN 2013 dengan Kemendikbud, setiap sekolah harus mengisi PDSS ini pada 17 desember 2012 hingga 8 februari 2013. Selanjutnya, data di PDSS diperbaharui secara berkala setiap akhir semester.  Siswa SMA bisa mendaftar SNMPTN 2013 pada 1 Februari hingga 8 Maret 2013. Kemudian, seleksi akan dilakukan pada 9 Maret hingga 27 Mei 2013 dan hasilnya akan diumumkan pada 28 Mei 2013.

(rfa)

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini