PALEMBANG - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) tidak pernah berhenti berupaya untuk menekan laju pertumbuhan pendudukan di Indonesia.
Bahkan, untuk menyukseskan program Keluarga Berencana (KB) agar bisa diterima oleh masyarakat, BKKBN juga melakukan kerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) di tiap provinsi. Peran ulama dianggap penting untuk bisa menyadarkan pemikiran masyarakat bahwa pentingnya KB dan dua anak lebih baik.
Hasil kerjasama antara BKKBN dan MUI ternyata membuahkan hasil positif. Wakil Ketua MUI Provinsi Sumatera Selatan, Zainal Bahri Bey mengatakan bahwa saat ini masyarakat mulai terbuka pemikiranya.
Masyarakat tidak lagi berpikir banyak anak banyak rezeki. Justru sebaliknya, jika banyak anak maka dikhawatirkan akan menelantarkan anak-anaknya yang lain, khususnya untuk kebutuhan kasih sayang, kebutuhan kesehatan, makan dan kehidupan yang layak.
Peran ulama, kata Zainal, sangat penting di masyarakat. Pasalnya, di daerah masyarakat masih mendengar ucapan atau nasihat dari para tokoh agama. "Masyarakat belum nerima kalau ulama belum ngomong," ujar Zainal, Selasa (11/12/2012) kemarin.
Oleh karenanya, menurut Zainal, perlunya kerjasama yang kuat antara BKKBN dengan MUI melalui nota kesepahaman (MoU). "Agar ada MoU biar kuat," tutur pria berkacamata ini.
Peran ulama lainnya, sambung dia, adalah pemikiran-pemikiran yang bisa dijadikan program agar KB bisa diterima masyarakat, salah satunya yang pernah diterapkan yaitu dalam sampul buku nikah diberi pesan dari BKKBN agar dua anak lebih baik. Setidaknya, bagi pasangan yang baru saja menikah untuk memiliki keturunan cukup dua anak saja.
Tak hanya itu, bagi keluarga yang berhasil melakukan KB diberangkatkan haji sebagai reward telah menjalankan program KB. Namun, kata Zainal, program tersebut mulai meluntur. Dia berharap agar BKKBN kembali menggalakan program tersebut. Pasalnya, program tersebut berhasil menekan jumlah penduduk di Sumsel.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.