Share

Unair Sosialisasikan SNMPTN 2013 di Bojonegoro

Margaret Puspitarini, Okezone · Rabu 19 Desember 2012 16:09 WIB
https: img.okezone.com content 2012 12 19 373 734439 cfONTRLKyo.jpg Foto : Okezone

JAKARTA - Mekanisme baru pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 tentu membutuhkan sosialisasi. Sehingga masyarakat maupun calon mahasiswa mendapatkan keseluruhan informasi yang dibutuhkan secara jelas dan lengkap.  

Media sosialisasi terbagi dalam beberapa bentuk. Salah satunya adalah pihak Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Untuk itu, Tim Universitas Airlangga (Unair) Surabaya pun melakukan sosialisasi di empat kabupaten di Surabaya.

 

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Wakil Rektor I Unair Achmad Syahrani menjelaskan masing-masing PTN yang tergabung dalam Majelis Rektor PTN Jatim pada launching pada 10 Desember 2012 telah sepakat membagi berdasar daerah pantauan Ujian Nasional (UN). "Tim Unair diberi amanah sosialisi pada empat kabupaten, yakni Bojonegoro, Tuban, Gresik, dan Lamongan," ujar Syahrani saat melakukan sosialiasasi di SMKN 2 Bojonegoro belum lama ini. Demikian, seperti dikutip dari laman Unair, Rabu (19/12/2012).

 

Menurut Syahrani, ada perubahan mendasar yang membedakan SNMPTN tahun lalu dengan 2013, yakni SNMPTN tidak dengan ujian tulis. "Ujian tulis sepenuhnya ditiadakan dan diganti dengan Jalur PPA dulunya bernama jalur undangan. Jadi seleksi hanya berdasarkan pada nilai rapor, prestasi dan nilai ujian nasional," tegasnya.

 

Namun, lulusan 2011, 2012, dan 2013 bisa mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) melaui ujian tulis. Mengenai waktu pelaksanaan SBMPTN, Majelis Rektor belum menentukan tanggal pasti. Tapi, lanjutnya, pelaksanaan ujiannya SBMPTN akan dilakukan pada hari yang sama dengan pengumuman hasil SNMPTN, yakni 11-12 Juni 2013.

 

Syahrani menjelaskan, biaya pendaftaran SNMPTN 2013 sepenuhnya gratis. Hal ini sesuai dengan pasal 35 Undang-Undang Pendidikan Tinggi (UU PT) Nomor 12 Tahun 2012 yang menerangkan biaya seleksi masuk PTN sepenuhnya ditanggung oleh negara. "Kuota SNMPTN adalah 50 persen dari jumlah total penerimaan mahasiswa baru dan itu semua terbagi rata di setiap program studi di Unair," paparnya.

 

Jika pendaftaran SNMPTN 2013 bebas biaya, maka untuk pendaftaran SBMPTN tetap dikenakan biaya. Syahrani menyatakan, poin terpenting dalam sosialisasi ini adalah memberikan informasi teknis pendaftaran SNMPTN melalui Pengisian Data Sekolah dan Siswa (PDSS). "Teliti dalam memasukkan data tersebut agar tidak merugikan siswa dan sekolah," ungkap Syahrani.

 

Sementara, Ketua Rombongan Sosialisasi Kabupaten Bojonegoro Bambang Prajogo menerangkan, dalam PDSS tiap kepala sekolah diberi amanah untuk memasukkan nilai rapor mulai semester satu dan prestasi non akademik. Selain itu, data lain yang dimasukkan adalah Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).

 

"Syarat siswa untuk bisa mendaftar adalah mengikuti Ujian Nasional (UN), punya NISN dan mendapat rekomendasi sekolah melalui pengisian PDSS itu," urai Bambang.

 

Wakil Dekan III Fakultas Farmasi Unair itu mengimbau agar masing masing pihak sekolah untuk mengisi data dengan teliti dan sesuai kenyataan. "Jangan melakukan praktik kecurangan dengan mark up data, karena nanti akan ketahuan dan siswalah yang nanti merasakan dampaknya," imbuhnya.

 

Dalam sosialisasi yang diikuti oleh perwakilan dari 150 sekolah menengah atas, SMK dan MA se-Bojonegoro tersebut, tim Unair juga mensosialisasikan Program Bidik Misi dan Program Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) di Unair. Informasi tentang teknis PDSS dapat dilihat di http://repo.unair.ac.id/snmptn2013.

(mrg)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini