Share

Fakultas di UNS Wajib Sisihkan 10% untuk Riset

Bramantyo, Okezone · Rabu 19 Desember 2012 18:18 WIB
https: img.okezone.com content 2012 12 19 373 734537 pbUgiGnPL7.jpg Ilustrasi : Reuters

SOLO – Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Ravik Karsidi mengaku memang mengeluarkan kebijakan yang mewajibkan seluruh fakultas di UNS mengalokasikan anggaran riset sebesar minimal 10% dari anggaran APBN- Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).  

“Kebijakan itu telah kami keluarkan sejak awal 2012. Sehingga total bisa terkumpul sebesar Rp. 31 miliar dari seluruh Fakultas yang ada,” kata Prof Ravik Karsidi seusai membuka acara Seminar Hasil Penelitian dan Pengabdian Unggulan UNS, di Kampus UNS, Solo, Jawa Tengah, Rabu (19/12/2012).

 

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Dana yang disisihkan dari anggaran APBN-PNBP yang diterima oleh masing-masing fakultas, menurut Ravik, bertujuan untuk menumbuhkan iklim riset dan iklim ilmiah di lingkungan UNS.

 

Seiring dengan tumbuhnya iklim riset dan ilmiah, lanjutnya, dana tersebut juga harus mampu menghasilkan jumlah publikasi ilmiah internasional. Itulah yang menjadi tantangan, apakah yang 10% bisa menghasilkan yang sepadan atau bahkan lebih baik.

 

Itu semua menjadi bagian dari internasionalisasi UNS dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah internasional. “Anggaran 10% untuk riset yang dialokasikan UNS telah menjadi percontohan perguruan tinggi lain,” ujarnya.

 

Dia menjelaskan, pihaknya saat ini sedang mefokuskan kepada peningkatan jumlah publikasi ilmiah internasional. “Proyek riset dan ilmiah itu iya, tapi harus berdampak pada jumlah publikasi ilmiah internasional,” papar Ravik.

(mrg)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini